NABIRE – Ketua Badan Musyawarah Adat (BMA) Provinsi Papua Tengah, Melkisedek Rumawi, mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung implementasi Program Strategis Nasional (PSN) dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) di wilayah Papua Tengah, khususnya Kota Nabire.
Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi bertema “Peran Masyarakat Papua dalam Mengawal Implementasi Program Strategis Nasional (PSN) dan Menjaga Sitkamtibmas Papua Tengah” yang berlangsung di Sekretariat Bersama BMA Papua Tengah, Jalan Pemuda, Distrik Nabire, Selasa, 2 Desember 2025.
Melkisedek Rumawi menegaskan bahwa Program Strategis Nasional bukan sekadar daftar proyek pembangunan, tetapi merupakan kompas pembangunan bangsa menuju Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera.
“PSN bukan hanya angka dan daftar proyek. Ini adalah blueprint untuk menciptakan pemerataan pembangunan, konektivitas, kedaulatan pangan, dan pengembangan SDM unggul,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan program pembangunan nasional di Papua akan terwujud jika seluruh elemen masyarakat ikut berperan, mengawal transparansi, mendukung pelaksanaan proyek, serta menjaga keamanan daerah.
Melkisedek juga menyebut bahwa PSN menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk pembukaan lapangan pekerjaan, peningkatan akses layanan publik, serta pembangunan yang lebih merata hingga ke pelosok.
Lebih lanjut, Ketua BMA Papua Tengah itu mengajak pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh warga untuk mendukung penuh pelaksanaan PSN, termasuk percepatan perizinan, pemanfaatan peluang investasi, hingga pengawasan proyek secara konstruktif.
“Setiap rupiah yang digunakan adalah janji untuk rakyat. Kita harus mengawasi dan memastikan manfaatnya sampai kepada masyarakat,” tegasnya.
Melalui kesempatan itu, ia juga mengajak masyarakat Nabire untuk menjaga keamanan dan ketertiban sebagai bagian dari keberhasilan pembangunan daerah.
“Mari kita saling menjaga Sitkamtibmas di wilayah Nabire agar tercipta kota yang aman dan damai, serta mendukung program pemerintah pusat seperti PSN, makan bergizi gratis, dan Koperasi Merah Putih,” kata Melkisedek.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum konsolidasi adat, pemerintah, dan masyarakat agar bersama-sama mengawal pembangunan dan menjaga lingkungan sosial yang kondusif di Papua Tengah. (MB)






