Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

News

DPRPT dan Gubernur Sepakat Fasilitasi Perdamaian, Target Turlap Awal Desember

adminbadge-check


					DPRPT dan Gubernur Sepakat Fasilitasi Perdamaian, Target Turlap Awal Desember Perbesar

NABIRE – Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPRPT) dan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, telah mencapai kesepakatan untuk mengambil langkah strategis dalam memfasilitasi dan menyelesaikan konflik yang terjadi di Distrik Kapiraya.

​Kesepakatan ini disampaikan oleh Anggota DPR Papua Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan, Maksimus Takimai, usai melakukan pertemuan koordinasi dengan Gubernur di Kantor Gubernur Papua Tengah, pada Rabu (26/11/25).

​Maksimus Takimai menegaskan perlunya menghentikan konflik dengan kekerasan yang hanya akan merusak tatanan sosial yang sudah lama terjalin. Ia menekankan bahwa jalan damai adalah solusi terbaik.

​“Konflik di Kapiraya itu saya menduga disebabkan karena batas adat, batas pemerintah antara Kabupaten Deiyai dan Kabupaten Mimika. Kemudian yang juga memicu adalah kegiatan tambang,” ungkap Maksimus kepada wartawan.

Untuk menuntaskan persoalan ini, Maksimus menyatakan bahwa penyelesaian harus ditempuh melalui jalur damai antara Suku Mee dan Suku Kamoro, serta melibatkan Pemerintah Kabupaten Deiyai dan Mimika. Selain itu, aktivitas tambang di Kapiraya juga harus dihentikan demi terciptanya situasi yang kondusif.

​“Langkah seperti ini kita akan lakukan tentu bersama-sama dengan Gubernur. Kami tadi sudah sepakati [Turlap] awal Desember,” ujarnya.

​Maksimus menjelaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan DPRPT akan segera menyusun langkah-langkah teknis penanganan konflik. Setelah persiapan rampung, seluruh pihak yang terlibat akan turun langsung ke lapangan (Turlap) untuk menyelesaikan semua akar masalah secara komprehensif.

​“Setelah oke semua, kami semua akan turun di sana untuk menyelesaikan batas adat, batas pemerintah maupun persoalan aktivitas tambang. Intinya kita akan tuntaskan secara komprehensif,” pungkasnya.

​Dalam kesempatan tersebut, Maksimus Takimai juga turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa akibat konflik tersebut. Salah satu korban yang meninggal dunia adalah tokoh agama Kapiraya, Gembala Ev. Neleas Peuki, serta sejumlah warga yang mengalami luka-luka.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satpol PP Mimika Tertibkan Jalan Hasanudin: Parkir Sembarangan, Trotoar, hingga Pengelolaan Sampah Bengkel Jadi Perhatian

10 Juni 2026 - 01:49 WIB

Screenshot 20260610 102414 Gallery

Satpol PP Mimika Sosialisasi Penertiban Lapak: Pedagang Diminta Mundur 2 Meter dari Jalan, Banyak yang Patuh Bongkar Sendiri

10 Juni 2026 - 01:09 WIB

Screenshot 20260610 095748 Gallery

Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Papua 2026-2031 Masuki Tahap Wawancara Faktual

9 Juni 2026 - 14:44 WIB

IMG 20260609 WA0042

Gerak Cepat Polisi Tangkap Pelaku Curas yang Pukul dan Banting Wanita di Timika

9 Juni 2026 - 14:34 WIB

IMG 20260609 WA0107

Ditinggal Beli Makan Motor Matic Digasak Maling, Pelaku Ditangkap Usai Aksi Kejar-Kejaran Dengan Korban

9 Juni 2026 - 14:28 WIB

IMG 20260609 WA0087
Trending di Headline