Menu

Mode Gelap
Percepat Respons Negara, Anggota Dewan Papua Tengah Temui DPD RI Bawa Aspirasi Lintas Sektor Mendagri dan Komite I DPD RI Evaluasi Isu Strategis Daerah: Fokus pada Kesiapan Fiskal DOB dan Percepatan Pembangunan Papua Natalius Pigai Bertekad Jadikan Indonesia Presiden Dewan HAM PBB, Targetkan Perubahan Tatanan Dunia Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana

Headline

Kebijakan Pemda Mimika Soal Larangan Pengiriman Ternak Babi Ke Luar Rugikan Peternak

Etty Welerbadge-check


					Kebijakan Pemda Mimika Soal Larangan Pengiriman Ternak Babi Ke Luar Rugikan Peternak Perbesar

TIMIKA – Peternak Babi di Timika saat ini merasa dirugikan oleh kebijakan Pemerintah Daerah Mimika soal pengiriman atau larangan ternak babi ke luar daerah Timika. Hal ini tak sejalan dengan misi dari Bupati dan Wakil Bupati untuk meningkatkan perekonomian bagi para pemilik usaha kususnya peternak babi.

Steve Rantung salah satu peternak babi mengatakan, kebijakan pemerintah melarang pengiriman ternak babi keluar daerah Timika sangat merugikan para peternak. Hal ini karena kuota ternak babi di Timika belum mencapai target sesuai keinginan Dinas Peternakan Mimika dengan harapan harga daging babi dapat ditekan harganya.

Img 20251116 wa0063

“Kebijakan kebijakan seperti inilah yang bikin orang demo demo karena kebijakan yang merugikan peternak. Masa demi keinginan hasrat mereka (dinas) peternak tidak bisa menjual keluar daerah. Ini namanya bikin bangkrut atau mematikan para pengusaha ternak, ” ujarnya.

Kata Steve, seharusnya Pemerintah lewat dinas Peternakan memudahkan para peternak agar perekonomian terus berjalan ketika terjadi jual beli. Namun yang terjadi saat ini peternak harus menahan dalam kandang meski sudah waktunya panen.

“Yang terjadi saat ini para pemilik ternak dengan terpaksa memotong sendiri dan di jual sendiri karena enggan menjual ke para pemotong daging babi karena penwaran yang terlalu murah yang tak seimbang dengan harga pakan yang terus meningkat,” tambahnya.

“Dan jika babi ditahan dalam kandang maka akan berdampak kepada makanan karena ternak butuh makanan dan pastinya kos berjalan terus, ” Tuturnya

Ditambahkannya, jika Pemerintah kususnya dinas Peternakan memperhatikan para peternak seharusnya memberikan bantuan secara berkelanjutan jangan hanya melihat orang dekat saja baru diberikan bantuan.

“Seperti yang terjadi saat ini , ada rumor yang beredar bahwa pemerintah memberikan bantuan pakan kepada para peternak kususnya di jalan mahkota namun yang menerima tidak secara keseluruhan peternak tapi hanya melihat orang orang dekat dan tetangga saja dari pihak yang menyalurkan. Inikan tidak adil, ” Cetusnya.

Memang diakuinya , beberapa waktu lalu ada temannya melakukan pengiriman anak babi ke Kabupaten Puncak namun prosesnya sangat panjang karena Dinas Peternakan Mimika meminta surat permohonan dari Bupati Puncak yang ditujukan kepada Bupati Mimika yang selanjutnya merekomendasikan ke dinas untuk dapat mengisinkan pengiriman babi ke Puncak.

“Nah ketika sudah sampai di dinas maka dari dinas akan meminta pihak karantina kembali untuk melakukan pemeriksaan hewan padahal saat ini ditimika sehat semua. Dan ketika dilakukan pemeriksaan itu semua uang. Bukannya jadi murah malahan jadi mahal karena prosesnya terlslu panjang dan dibutuhkan kesabaran dan uang,” katanya.

Ia berharap agar pemerintah dapat memudahkan peternak agar perekonomian akan berjalan seperti sediakala pada saat sebelum merebaknya wabah penyakit karena peternak ingin mengembalikannkembali kerugian saat wabah saat itu. (ET)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Percepat Respons Negara, Anggota Dewan Papua Tengah Temui DPD RI Bawa Aspirasi Lintas Sektor

13 Desember 2025 - 01:23 WIB

Serakah aspirasi ke dpd

Workshop Penguatan Dekranasda dan Pelatihan Kerajinan Mimika Resmi Bergulir

12 Desember 2025 - 13:44 WIB

Img 20251212 wa0099

Akhir Tahun Penuh Kepedulian: TP-PKK Mimika Gelar Layanan Kesehatan dan Berbagi Kasih di Posyandu Kasana

12 Desember 2025 - 13:35 WIB

Img 20251212 wa0106

Kakanwil Kemenag Papua Audiensi dengan Gubernur, Bahas Dukungan Program Keagamaan hingga Rencana Embarkasi Haji

12 Desember 2025 - 13:29 WIB

Img 20251212 wa0058

Ditjen Bimas Kristen dan Katolik Gelar Festival Kasih Nusantara Bersama Kemenag di TMII 

12 Desember 2025 - 13:12 WIB

Img 20251212 wa0045
Trending di Headline