Menu

Mode Gelap
Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah Waket DPR Papua Tengah John Gobai Desak Penyediaan Sekolah, Puskesmas, dan Transportasi Umum di Perbatasan Mimika-Deiyai Kunjungan Kanonik Perdana Uskup Timika di Agimuga Disambut Meriah oleh Seribuan Umat Katolik Suku Amungme 80 Siswa di Raja Ampat Diduga Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis Diduga Terjadi Pengeboman Oleh Aparat di Maybrat, LP3BH Manokwari Desak Komnas HAM dan Dewan HAM Internasional Bertindak Ketua DPD RI Optimistis Surpres RUU Daerah Kepulauan Terbit Pekan Ini: Keadilan Fiskal Harus Berlayar!

Headline

Ambil Langkah Tegas, Polisi Bongkar Tenda-tenda di Dua Kubu

Etty Welerbadge-check


					Ambil Langkah Tegas, Polisi Bongkar Tenda-tenda di Dua Kubu Perbesar

TIMIKA – Pihak kepolisian akhirnya mengambil langkah tegas dengan melakukan pembongkaran tenda-tenda yang didirikan oleh dua kubu di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama pada Sabtu (15/11/2025).

Tenda-tenda yang terpaksa dibongkar ini diduga digunakan sebagai tempat berkumpul usai melakukan saling serang.

Img 20251116 wa0006

Pantauan wartawan dilapangan, pada saat kedatangan personel gabungan Polres Mimika dan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua Tengah yang akan melakukan pembongkaran tenda-tenda, terlihat ke dua kelompok yang sebelumnya berada di masing-masing kubu melarikan diri kedalam hutan.

Personel gabungan sebelum membongkar tenda-tenda, terlebih dahulu melakukan pemberitahuan kepada masyarakat lainnya yang saat itu masih berada di masing-masing kubu.

Img 20251116 wa0007

Pada saat dilakukan pembongkaran tenda-tenda, personel gabungan juga memusnahkan berbagai tameng yang terbuat dari seng dan tripleks.

Selain itu personel gabungan juga menemukan banyak sajam (anak panah) yang disembunyikan di hutan, di dalam rumah kosong bahkan dibawah kolong rumah.

Kapolsek Kwamki Narama, Ipda Yusak Sawaki menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini agar kelompok masyarakat dari ke dua kubu ini tidak saling serang lagi, dan bisa melakukan perdamaian.

“Karena hampir kurang lebih sebulan mereka saling serang. Jadi kita dari kepolisian ambil langkah ini agar mereka juga bisa menghentikan saling serang dan bisa melakukan perdamaian,” ujarnya.

Selain itu kata Kapolsek bahwa pihak keamanan juga melakukan penyekatan jalur-jalur untuk pembawa bahan makanan untuk ke dua kubu. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

APKM Pusat Kukuhkan Pengurus Wania dan Iwaka 

5 Desember 2025 - 11:57 WIB

20251205 111558

Musdat LMHA Dinilai Tidak Sesuai Mekanisme dan Prosedur Mekanisme, Lemasko Pimpinan Gerry Minta Dibatalkan

5 Desember 2025 - 10:59 WIB

Img 20251204 wa0021

Yohanes Yance Boyau Terpilih  dan Dikukuhkan Jadi Weyaiku Pertama LMHA Suku Kamoro/Mimikawe

5 Desember 2025 - 10:54 WIB

20251204 174919

LPPD Papua Tengah Gelar Rapat Konsultasi Persiapan Pesta Paduan Suara Gerejawi Nasional 2026

5 Desember 2025 - 09:11 WIB

Img 20251205 wa0213

Menuju Kepastian Hak Ulayat: Papua Tengah Bahas Standar Kompensasi Hasil Hutan

5 Desember 2025 - 09:05 WIB

Img 20251205 wa0206
Trending di Headline