Menu

Mode Gelap
Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum) Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah

Headline

Pemprov Papua Tengah Gelar Rakor Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem se-Papua Tengah di Mimika

Etty Welerbadge-check


					Pemprov Papua Tengah Gelar Rakor Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem se-Papua Tengah di Mimika Perbesar

MIMIKA – Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem (TKPKD) lintas kabupaten se-Papua Tengah tahun 2025.
Kegiatan ini berlangsung di Ballroom Grand Tembaga, Mimika, pada Selasa (11/11/2025).

Rakor dibuka secara resmi oleh Kepala BAPPERIDA Provinsi Papua Tengah, Eliezer Yogi, S.STP., M.Si.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan ekstrem merupakan program nasional yang wajib dilaksanakan oleh seluruh pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten.

Img 20251111 wa0088

“Untuk saat ini, Papua Tengah menduduki peringkat kedua tertinggi angka kemiskinan ekstrem di Indonesia. Ini menjadi pekerjaan rumah besar yang harus kita tuntaskan bersama, termasuk melalui peran aktif kabupaten-kabupaten,” ujar Eliezer Yogi.

Melalui kegiatan rakor TKPKD ini, Eliezer berharap agar angka kemiskinan dapat ditekan di seluruh wilayah Papua Tengah. Upaya tersebut dilakukan dengan memaksimalkan program pembangunan dari pelosok hingga kota, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta mempertajam basis data agar intervensi program lebih tepat sasaran.

“Kami sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat akan terus mengakomodasi dan mendorong kabupaten agar lebih serius dan maksimal dalam melaksanakan program percepatan pengentasan kemiskinan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Eliezer menjelaskan bahwa penanggulangan kemiskinan merupakan amanat Permendagri Nomor 53 Tahun 2020, dan menjadi isu fundamental dalam arah pembangunan daerah.
Peran TKPKD sangat penting sebagai wadah koordinasi lintas sektor untuk merumuskan, merencanakan, dan memantau pelaksanaan berbagai program penanggulangan kemiskinan.

“Ada beberapa langkah yang sudah kami lakukan, seperti bantuan langsung, program pemberdayaan ekonomi, permodalan untuk UMKM, serta dukungan terhadap petani kopi, peternak, dan nelayan sesuai arahan Bapak Gubernur,” jelasnya.

Kegiatan Rakor TKPKD ini juga menghadirkan narasumber dari sejumlah instansi nasional dan daerah, di antaranya BAPPENAS, Badan Pusat Statistik Papua, Kementerian Koordinator PMK, Kemendagri, serta BAPPERIDA Papua Tengah. Rakor ini berlangsung selama dua hari, 11–12 November 2025. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dilantik Jadi Ketua IK3M, Anton Welerubun Bersama Dua Raja Mengajak Warga Kei di Mimika Jaga Persatuan dan Nama Baik Leluhur 

8 Desember 2025 - 15:36 WIB

20251206 135728

Pemkab Mimika Kebut Penyusunan APBD 2026, OPD Diminta Percepat Rampungkan RKA

8 Desember 2025 - 14:20 WIB

20250923 103622

LBH Papua Tengah Desak Aparat Gelar Razia Senjata Tajam di Mimika Jelang Natal dan Tahun Baru

8 Desember 2025 - 14:04 WIB

Img 20251208 wa0126

Garda Terdepan Distribusi Energi, Awak Mobil Tanki Pertamina Patra Niaga Papua dan Maluku Tingkatkan Kehandalan dan Kewaspadaan

8 Desember 2025 - 13:51 WIB

Img 20251208 wa0102

Ketua BMA Papua Tengah Ajak Warga Jaga Kamtibmas Jelang Hari HAM Sedunia

8 Desember 2025 - 13:43 WIB

Img 20251208 wa0118
Trending di Headline