NABIRE – Komitmen kuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Meki Nawipa untuk memajukan sektor pendidikan mendapat dukungan penuh dan apresiasi tinggi dari Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).
Dukungan tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi II DPR RI, Komarudin Watubun, dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Umum yang digelar di Nabire. Komarudin Watubun memberikan apresiasi atas langkah-langkah konkret yang telah diambil Pemprov Papua Tengah.
“Saya berpesan, yang bisa mengubah masa depan Papua, yang bisa mengubah kehidupan kita, itu adalah pendidikan,” ujar Komarudin dalam sambutannya, menekankan bahwa pendidikan adalah kunci untuk menyelamatkan manusia dan mentransformasi kehidupan di Tanah Papua.
Komarudin menilai, keseriusan pemerintah daerah terlihat dari berbagai program terobosan yang telah dicanangkan. Langkah-langkah progresif ini diyakini akan memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di Papua Tengah.
Beberapa program utama yang mendapat sorotan positif meliputi:
- Perekrutan 276 guru baru untuk mengisi kekurangan tenaga pengajar.
- Penyelenggaraan program pelatihan kerja untuk meningkatkan keterampilan angkatan kerja.
- Penerapan sistem sekolah sepanjang hari (full-day school).
- Inisiasi program sekolah berasrama untuk mempermudah akses pendidikan.
Menurut Komarudin, program-program tersebut merupakan bukti nyata transformasi Papua Tengah menuju kemajuan yang berkelanjutan.
Selain berfokus pada sektor pendidikan, DPR RI juga mengapresiasi kinerja Gubernur Meki Nawipa dalam memperkuat tata kelola pemerintahan, memperbaiki sistem birokrasi, dan memastikan transparansi. Upaya membangun infrastruktur serta melibatkan masyarakat adat dalam pengelolaan sumber daya juga dinilai sebagai wujud pembangunan yang inklusif.
Dukungan dari DPR RI ini diharapkan dapat menjadi dorongan moral bagi seluruh jajaran Pemprov Papua Tengah untuk terus menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan. Komarudin juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota agar program pendidikan dapat berjalan maksimal dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat.






