Menu

Mode Gelap
Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum) Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah

Headline

Angkat IPM, Pemprov Papua Tengah Gratiskan Sekolah untuk 24 Ribu Siswa

adminbadge-check


					Angkat IPM, Pemprov Papua Tengah Gratiskan Sekolah untuk 24 Ribu Siswa Perbesar

Timika, Papua Tengah – Harapan ribuan siswa di pelosok Papua Tengah untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik akhirnya terwujud. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah secara resmi meluncurkan program sekolah gratis yang langsung dinikmati oleh 24.481 siswa SMA/SMK mulai tahun 2025 ini.

Kebijakan ini menjadi napas baru bagi banyak keluarga, sekaligus bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam pemerataan akses pendidikan.

Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, menyatakan program ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Papua Tengah.

“Program sekolah gratis ini merupakan langkah pemerintah daerah meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Papua Tengah,” kata Gubernur Meki Fritz Nawipa, melansir Antara, Rabu 17 September 2025.

Rincian Penerima Program:

  • Total Sekolah: 124 sekolah
  • Jumlah Siswa: 24.481 siswa
  • Jenis Sekolah:
    • 31 SMA Negeri
    • 40 SMA Swasta
    • 17 SMK Negeri
    • 36 SMK Swasta
  • Cakupan Wilayah: Program ini tersebar di delapan kabupaten: Mimika, Nabire, Paniai, Puncak, Puncak Jaya, Intan Jaya, Deiyai, dan Dogiyai.

Pemprov Papua Tengah tidak berhenti di jenjang SMA/SMK. Gubernur Meki Nawipa menargetkan perluasan program sekolah gratis ke jenjang SD dan SMP pada tahun 2026.

“Kami investasi besar di sektor pendidikan. Targetnya dalam tiga tahun, semua jenjang pendidikan sudah berjalan gratis,” ujarnya.

Selain sekolah gratis, Pemprov juga menyiapkan dua program pendukung lainnya:

  1. Sekolah Sepanjang Hari (SSH) Gratis: Program ini bertujuan mengatasi angka putus sekolah. Sekolah akan beroperasi hingga pukul 15.00 WIT, di mana seluruh kebutuhan makan siswa ditanggung oleh Pemprov. SSH akan dibangun di 10 lokasi, dengan masing-masing dua sekolah di Kabupaten Mimika, Paniai, dan Nabire, serta satu sekolah di lima kabupaten lainnya.
  2. Beasiswa Pendidikan Tinggi: Pemprov mengalokasikan anggaran beasiswa penuh bagi anak-anak Orang Asli Papua (OAP) maupun non-OAP yang akan melanjutkan pendidikan tinggi di Timika dan Nabire. Program ini juga mencakup pembangunan asrama sekolah, khususnya bagi anak-anak dari daerah konflik.

“Untuk yang kuliah di Timika dan Nabire semua anak kita biayai baik Papua maupun non Papua. Kami juga lagi bangun asrama sekolah bagi anak-anak di daerah konflik,” tutup Meki.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dilantik Jadi Ketua IK3M, Anton Welerubun Bersama Dua Raja Mengajak Warga Kei di Mimika Jaga Persatuan dan Nama Baik Leluhur 

8 Desember 2025 - 15:36 WIB

20251206 135728

Pemkab Mimika Kebut Penyusunan APBD 2026, OPD Diminta Percepat Rampungkan RKA

8 Desember 2025 - 14:20 WIB

20250923 103622

LBH Papua Tengah Desak Aparat Gelar Razia Senjata Tajam di Mimika Jelang Natal dan Tahun Baru

8 Desember 2025 - 14:04 WIB

Img 20251208 wa0126

Garda Terdepan Distribusi Energi, Awak Mobil Tanki Pertamina Patra Niaga Papua dan Maluku Tingkatkan Kehandalan dan Kewaspadaan

8 Desember 2025 - 13:51 WIB

Img 20251208 wa0102

Ketua BMA Papua Tengah Ajak Warga Jaga Kamtibmas Jelang Hari HAM Sedunia

8 Desember 2025 - 13:43 WIB

Img 20251208 wa0118
Trending di Headline