Menu

Mode Gelap
Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026 Ekspor Perdana Hasil Laut Mimika Jadi Langkah Baru Papua Tengah Menembus Pasar Global Pendidikan Jadi Kunci Masa Depan Papua, Meki Nawipa Apresiasi Beasiswa Puncak Cerdas

Headline

Sikapi Aksi KIMIT, Ketua KNPI Mimika : “Mana Buktinya? Jangan Cuma Bikin Gaduh!

adminbadge-check


					Ketua DPD KNPI Kabupaten Mimika, Awen Magai Perbesar

Ketua DPD KNPI Kabupaten Mimika, Awen Magai

MIMIKA – Menyusul aksi demonstrasi yang dilakukan oleh sekelompok mahasiswa yang menamakan diri Koalisi Mahasiswa Indonesia Timur (KIMIT) di Jakarta, Ketua DPD KNPI Kabupaten Mimika, Awen Magai, angkat bicara.

Aksi yang menuntut Kemendagri dan Kejagung mengusut dugaan pengendapan dana Rp 2,4 triliun dan TPPU Bupati Mimika tersebut dinilai Awen Magai sarat akan kepentingan dan tidak murni mewakili suara pemuda atau mahasiswa Timur.

“Kami menyikapi hal ini dengan tegas. Pertanyaan kami, mahasiswa yang mana ini? Jangan seenaknya mengatasnamakan mahasiswa Indonesia Timur,” tegas Awen Magai dalam keterangannya, Rabu (5/11/2025).

Awen Magai, yang mewakili organisasi kepemudaan terbesar di Mimika, meminta agar kelompok tersebut tidak menggeneralisasi dan membawa-bawa nama “Mahasiwa Timur” secara khusus Mahasiswa Mimika untuk kepentingan yang tidak jelas.

“Kami di Mimika juga pemuda dan mahasiswa, kami lebih paham kondisi daerah kami. Jika memang ada masalah, kami yang pertama bersuara, tapi harus jelas datanya,” tambahnya.

Awen Magai menekankan bahwa di era keterbukaan informasi, setiap warga negara memang berhak menyuarakan pendapat. Namun, ia menyayangkan jika aksi tersebut hanya didasari oleh asumsi tanpa bukti yang valid.

“Silakan menuntut, itu hak. Tapi menuntut itu harus dengan bukti. Bawa datanya, tunjukkan faktanya. Jangan hanya berkoar-koar di Jakarta berdasarkan ‘dugaan’ atau ‘katanya’. Ini negara hukum,” ujar Awen.

Ia meminta KIMIT untuk membuka data valid yang mereka miliki ke publik atau langsung membawanya ke Aparat Penegak Hukum (APH) jika memang serius, bukan sekadar membuat kegaduhan di ibu kota.

Lebih lanjut, Awen Magai menghimbau agar isu ini tidak ditunggangi oleh kepentingan politik tertentu. Menurutnya, ada indikasi kuat bahwa segelintir oknum memanfaatkan para mahasiswa tersebut untuk tujuan politik sesaat.

“Jangan ada politik yang mempengaruhi ini. Kami melihat ada segelintir oknum yang sengaja memanfaatkan adik-adik mahasiswa ini untuk membuat gaduh,” ungkapnya.

Ia menilai, momentum ini sengaja diciptakan untuk mendiskreditkan kepemimpinan di Mimika dan mengganggu stabilitas daerah.

“Energi kita seharusnya habis untuk membangun Mimika, bukan untuk saling menjatuhkan dengan isu yang belum tentu benar. KNPI Mimika meminta semua pihak menahan diri dan menggunakan jalur yang konstitusional, bukan jalur opini,” pungkas Awen Magai.

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Dogiyai Pastikan Gaji Honorer Tetap Dibayar Hingga Akhir 2026, Siapkan Solusi Jelang Penghapusan Status Non-ASN

14 Juli 2026 - 11:55 WIB

IMG 20260714 WA0162

MPLS SMK Negeri 2 Nabire, Dinas Pendidikan Ingatkan Bahaya Bullying dan Penyalahgunaan Media Sosial

14 Juli 2026 - 11:51 WIB

IMG 20260714 WA0156

MPLS SMK Negeri 2 Teknologi dan Rekayasa Nabire Resmi Dibuka, 480 Siswa Baru Siap Tempuh Pendidikan Vokasi

14 Juli 2026 - 11:47 WIB

IMG 20260714 WA0155

SMKS Kesehatan Anigou Nabire Gelar MPLS 2026, Tanamkan Kemandirian dan Semangat Berprestasi bagi Peserta Didik Baru

14 Juli 2026 - 07:06 WIB

IMG 20260714 WA0141

Resmi Jabat Kapolres Mimika, AKBP Alredo Prioritaskan Keberlanjutan Program dan Peningkatan Pelayanan Kepada Masyarakat

14 Juli 2026 - 07:01 WIB

IMG 20260714 WA0136
Trending di Headline