Menu

Mode Gelap
Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum) Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah

Headline

Sikapi Aksi KIMIT, Ketua KNPI Mimika : “Mana Buktinya? Jangan Cuma Bikin Gaduh!

adminbadge-check


					Ketua DPD KNPI Kabupaten Mimika, Awen Magai Perbesar

Ketua DPD KNPI Kabupaten Mimika, Awen Magai

MIMIKA – Menyusul aksi demonstrasi yang dilakukan oleh sekelompok mahasiswa yang menamakan diri Koalisi Mahasiswa Indonesia Timur (KIMIT) di Jakarta, Ketua DPD KNPI Kabupaten Mimika, Awen Magai, angkat bicara.

Aksi yang menuntut Kemendagri dan Kejagung mengusut dugaan pengendapan dana Rp 2,4 triliun dan TPPU Bupati Mimika tersebut dinilai Awen Magai sarat akan kepentingan dan tidak murni mewakili suara pemuda atau mahasiswa Timur.

“Kami menyikapi hal ini dengan tegas. Pertanyaan kami, mahasiswa yang mana ini? Jangan seenaknya mengatasnamakan mahasiswa Indonesia Timur,” tegas Awen Magai dalam keterangannya, Rabu (5/11/2025).

Awen Magai, yang mewakili organisasi kepemudaan terbesar di Mimika, meminta agar kelompok tersebut tidak menggeneralisasi dan membawa-bawa nama “Mahasiwa Timur” secara khusus Mahasiswa Mimika untuk kepentingan yang tidak jelas.

“Kami di Mimika juga pemuda dan mahasiswa, kami lebih paham kondisi daerah kami. Jika memang ada masalah, kami yang pertama bersuara, tapi harus jelas datanya,” tambahnya.

Awen Magai menekankan bahwa di era keterbukaan informasi, setiap warga negara memang berhak menyuarakan pendapat. Namun, ia menyayangkan jika aksi tersebut hanya didasari oleh asumsi tanpa bukti yang valid.

“Silakan menuntut, itu hak. Tapi menuntut itu harus dengan bukti. Bawa datanya, tunjukkan faktanya. Jangan hanya berkoar-koar di Jakarta berdasarkan ‘dugaan’ atau ‘katanya’. Ini negara hukum,” ujar Awen.

Ia meminta KIMIT untuk membuka data valid yang mereka miliki ke publik atau langsung membawanya ke Aparat Penegak Hukum (APH) jika memang serius, bukan sekadar membuat kegaduhan di ibu kota.

Lebih lanjut, Awen Magai menghimbau agar isu ini tidak ditunggangi oleh kepentingan politik tertentu. Menurutnya, ada indikasi kuat bahwa segelintir oknum memanfaatkan para mahasiswa tersebut untuk tujuan politik sesaat.

“Jangan ada politik yang mempengaruhi ini. Kami melihat ada segelintir oknum yang sengaja memanfaatkan adik-adik mahasiswa ini untuk membuat gaduh,” ungkapnya.

Ia menilai, momentum ini sengaja diciptakan untuk mendiskreditkan kepemimpinan di Mimika dan mengganggu stabilitas daerah.

“Energi kita seharusnya habis untuk membangun Mimika, bukan untuk saling menjatuhkan dengan isu yang belum tentu benar. KNPI Mimika meminta semua pihak menahan diri dan menggunakan jalur yang konstitusional, bukan jalur opini,” pungkas Awen Magai.

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dilantik Jadi Ketua IK3M, Anton Welerubun Bersama Dua Raja Mengajak Warga Kei di Mimika Jaga Persatuan dan Nama Baik Leluhur 

8 Desember 2025 - 15:36 WIB

20251206 135728

Pemkab Mimika Kebut Penyusunan APBD 2026, OPD Diminta Percepat Rampungkan RKA

8 Desember 2025 - 14:20 WIB

20250923 103622

LBH Papua Tengah Desak Aparat Gelar Razia Senjata Tajam di Mimika Jelang Natal dan Tahun Baru

8 Desember 2025 - 14:04 WIB

Img 20251208 wa0126

Garda Terdepan Distribusi Energi, Awak Mobil Tanki Pertamina Patra Niaga Papua dan Maluku Tingkatkan Kehandalan dan Kewaspadaan

8 Desember 2025 - 13:51 WIB

Img 20251208 wa0102

Ketua BMA Papua Tengah Ajak Warga Jaga Kamtibmas Jelang Hari HAM Sedunia

8 Desember 2025 - 13:43 WIB

Img 20251208 wa0118
Trending di Headline