Menu

Mode Gelap
Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum) Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah

Headline

Fokus Kebijakan Fiskal: Menkeu Purbaya dan DPD Sepakat Dorong Pertumbuhan Ekonomi Demi Kemakmuran Bersama

adminbadge-check


					Fokus Kebijakan Fiskal: Menkeu Purbaya dan DPD Sepakat Dorong Pertumbuhan Ekonomi Demi Kemakmuran Bersama Perbesar

Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa seluruh kebijakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), bersama kegiatan pemerintah, DPR, dan DPD, memiliki tujuan tunggal: membuat masyarakat Indonesia kaya bersama.

Pernyataan ini disampaikan Purbaya dalam Rapat Kerja dengan Komite IV DPD RI di Kompleks Parlemen pada Senin (3/11/2025). Pertemuan ini membahas arah kebijakan fiskal nasional, upaya penguatan ekonomi daerah, serta sinkronisasi pelaksanaan Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (UU HKPD).

Poin-Poin Kunci Kebijakan Fiskal:

1. Memacu Pertumbuhan Ekonomi dengan ‘Fisconomics’

Menkeu Purbaya menjelaskan, pemerintah berupaya memperbaiki ekonomi yang sempat tertekan dengan mengaktifkan seluruh mesin pertumbuhan. Salah satu langkah terobosan adalah menginjeksikan likuiditas sebesar Rp200 triliun dari uang pemerintah di bank sentral ke sistem perbankan.

  • Dampak Positif: Kebijakan ini dinilai berhasil membalikkan sentimen negatif dan mendorong pertumbuhan. Data menunjukkan suku bunga deposito dan kredit investasi mulai turun, serta Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) terhadap pemerintah dan prospek ekonomi kembali naik.
  • Target: Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi di kuartal IV mencapai di atas 5,5% dan secara bertahap didorong mencapai potential growth sekitar 6,7% untuk menyerap tenaga kerja secara optimal di sektor formal.

2. Sorotan pada Uang Daerah Mengendap

Menkeu Purbaya menyampaikan permohonan maaf kepada Pemerintah Daerah (Pemda) yang merasa tersinggung atas sorotannya mengenai uang yang menganggur di kas daerah. Ia menegaskan tidak ada sentimen pribadi, melainkan dorongan agar Pemda segera membelanjakan anggarannya.

  • Optimalisasi Anggaran: Ia menekankan bahwa setiap rupiah yang dianggarkan, termasuk yang bersumber dari utang, harus memberi manfaat maksimal bagi perekonomian.
  • Insentif Pinjaman: Untuk memacu pembangunan infrastruktur daerah, Purbaya menawarkan Pinjaman Daerah melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dengan bunga yang lebih rendah, yakni sekitar 0,5%, asalkan proyek-proyek Pemda sudah siap dan layak secara profesional.

3. Kebijakan Fiskal APBN 2026

Mengenai APBN 2026, Menkeu memastikan kebijakan fiskal akan tetap ekspansif dan terukur dengan menjaga defisit di bawah 3% terhadap PDB, tepatnya 2,68%.

4. Perlindungan Industri Domestik

Menkeu juga menyoroti pentingnya melindungi industri dalam negeri. Ia menyatakan siap untuk mengambil langkah tegas, termasuk menutup jalur barang-barang ilegal seperti rokok tanpa cukai resmi dan pakaian bekas impor.

  • Contoh: Di sektor pertembakauan, Kemenkeu sedang menyiapkan tarif cukai khusus bagi industri rokok kecil domestik yang selama ini berada di sektor ilegal agar mau masuk menjadi pemain legal, sembari menindak tegas rokok ilegal yang merusak pasar.

Di akhir rapat, DPD RI mengapresiasi langkah-langkah pemerintah dalam memperkuat efisiensi dan keadilan fiskal. DPD juga meminta Menkeu Purbaya untuk mengevaluasi kembali mekanisme Transfer ke Daerah (TKD), khususnya formula Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK), agar lebih berpihak pada daerah dengan tingkat kemiskinan dan pendapatan rendah.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban

8 Desember 2025 - 05:17 WIB

Apel gabungan di monas 1765161864707 169

DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta

7 Desember 2025 - 22:46 WIB

1001433151 2759921897

Momen Natal, OPM Dilarang Masuki Puncak Papua Tengah

7 Desember 2025 - 20:37 WIB

Img 20251207 wa0073

Lilin, Doa, dan Tarian Lapago: Identitas Budaya Menyatu dalam Peringatan HUT Ke-11 ULMWP di Jayapura

7 Desember 2025 - 20:33 WIB

Img 20251207 wa0065

Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana

7 Desember 2025 - 03:45 WIB

Whatsapp image 2025 12 07 at 12.44.46
Trending di News