JAKARTA – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Yorrys Raweyai membuka secara resmi Rapat Koordinasi bertema “Potensi, Realisasi, dan Tantangan Investasi Bidang Energi dan Sumber Daya Alam di Wilayah Timur Indonesia” yang digelar di Jakarta. Kamis, (30/10/2025).
Dalam sambutannya, Yorrys menegaskan pentingnya menyatukan visi dan persepsi antara pemerintah pusat dan daerah untuk memperkuat peran DPD RI sebagai lembaga perwakilan daerah yang memperjuangkan kepentingan masyarakat di seluruh pelosok nusantara.
“Rapat ini penting untuk semakin menyamakan visi dan persepsi serta memperkuat misi kita sebagai perwakilan daerah,” ujar Yorrys di hadapan peserta rapat.
Menurutnya, tema yang diangkat dalam pertemuan kali ini memiliki makna strategis untuk menambah wawasan dan pemahaman para anggota DPD RI terhadap potensi besar sumber daya energi dan mineral di kawasan timur Indonesia.
“Tema ini dimaksudkan untuk menambah pengetahuan dan pemahaman kita sebagai wakil daerah tentang potensi sumber daya alam yang berada di sekitar kita. Tidak hanya itu, kita juga dapat berdiskusi sejauh mana realisasi ekonomi dari potensi tersebut serta tantangan investasi sebagai instrumen penting bagi pertumbuhan ekonomi di daerah,” jelasnya.
Yorrys menekankan, kawasan timur Indonesia menyimpan sumber daya energi dan mineral yang berlimpah. Menurutnya, potensi besar ini harus dikelola secara bijak agar benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.
“Dari pencapaian yang telah ada, Indonesia mampu untuk bertahan. Kini saatnya kita memastikan potensi di wilayah timur benar-benar menjadi kekuatan ekonomi yang dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap, forum koordinasi tersebut dapat menjadi ruang refleksi dan sinergi antardaerah untuk mencari solusi terbaik dalam memperkuat pembangunan sektor energi dan sumber daya alam di Indonesia Timur.
“Saya berharap pertemuan hari ini dapat memberikan pencerahan dan solusi terbaik dalam rangka memajukan daerah dan memajukan seluruh rakyat Indonesia,” tutup Yorrys.
Rapat koordinasi ini juga menghadirkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebagai pembicara utama yang memaparkan capaian dan arah kebijakan investasi energi di kawasan timur Indonesia.






