Menu

Mode Gelap
Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah Waket DPR Papua Tengah John Gobai Desak Penyediaan Sekolah, Puskesmas, dan Transportasi Umum di Perbatasan Mimika-Deiyai Kunjungan Kanonik Perdana Uskup Timika di Agimuga Disambut Meriah oleh Seribuan Umat Katolik Suku Amungme 80 Siswa di Raja Ampat Diduga Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis Diduga Terjadi Pengeboman Oleh Aparat di Maybrat, LP3BH Manokwari Desak Komnas HAM dan Dewan HAM Internasional Bertindak Ketua DPD RI Optimistis Surpres RUU Daerah Kepulauan Terbit Pekan Ini: Keadilan Fiskal Harus Berlayar!

Headline

Momentum 100 Tahun Aitumeri, DPD RI Dorong Peradaban Kijne Sebagai Kurikulum Wajib Daerah

adminbadge-check


					Momentum 100 Tahun Aitumeri, DPD RI Dorong Peradaban Kijne Sebagai Kurikulum Wajib Daerah Perbesar

Wasior – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mendesak agar nilai-nilai dan filosofi yang diwariskan oleh tokoh misionaris dan pendidik terkemuka, Ishak Samuel Kijne, diintegrasikan secara sistematis sebagai kurikulum muatan lokal di seluruh lembaga pendidikan di Tanah Papua.

Desakan ini disampaikan oleh Ketua Komite III DPD RI, Filep Wamafma, saat menghadiri perayaan 100 tahun Aitumeri di Wasior, Teluk Wondama, yang merupakan lokasi berdirinya sekolah formal pertama yang didirikan Kijne pada 25 Oktober 1925.

Senator Filep Wamafma menegaskan bahwa pemikiran Kijne yang menekankan iman, ilmu, dan tanggung jawab moral telah menjadi fondasi utama peradaban Orang Asli Papua (OAP).

“Sejarah dan filosofi Kijne jangan hanya diingat sebagai cerita, tetapi perlu diajarkan secara sistematis di sekolah,” ujar Filep Wamafma. “Integrasi nilai-nilai ini ke dalam kurikulum pendidikan adalah bagian dari upaya membangun manusia Papua yang berakar pada sejarah dan budaya sendiri di tengah derasnya arus modernisasi.”

Menurut Filep, penerapan Kurikulum Peradaban Kijne bukan sekadar pelajaran sejarah, melainkan upaya strategis untuk membentuk manusia Papua yang beriman, berilmu, dan berkarakter kuat. Ia khawatir, tanpa referensi yang memadai, generasi Papua mendatang akan sulit memahami filosofi hidup dan jati diri mereka.

Ishak Samuel Kijne, misionaris Belanda yang berkarya di Papua sejak 1923, dikenal luas karena pendekatannya dalam pendidikan yang berbasis pada kehidupan lokal. Kurikulum yang dia terapkan saat itu berfokus pada kemampuan praktis seperti bercocok tanam dan kerja sama komunitas, serta penanaman nilai moral.

Warisan Kijne yang paling ikonik adalah pesan yang tertulis di “Batu Peradaban”:

Di atas batu ini saya meletakkan peradaban orang Papua. Sekalipun orang memiliki kepandaian tinggi, akal budi, dan marifat tetapi tidak dapat memimpin bangsa ini, bangsa ini akan bangkit dan memimpin dirinya sendiri.”

Sementara itu, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, turut mendukung usulan tersebut. Ia menyatakan bahwa perayaan satu abad Aitumeri harus menjadi momen refleksi bagi seluruh pemerintah daerah di Tanah Papua untuk memperkuat komitmen pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan yang berlandaskan nilai iman, ilmu, dan kasih yang ditanamkan Kijne.

DPD RI kini mendorong pemerintah daerah di seluruh wilayah Papua untuk segera menindaklanjuti gagasan ini melalui penyusunan kurikulum muatan lokal yang relevan, guna memastikan warisan nilai luhur Kijne mendapat penguatan dan menjadi panduan hidup bagi generasi muda Papua.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Musdat LMHA Dinilai Tidak Sesuai Mekanisme dan Prosedur Mekanisme, Lemasko Pimpinan Gerry Minta Dibatalkan

5 Desember 2025 - 10:59 WIB

Img 20251204 wa0021

Yohanes Yance Boyau Terpilih  dan Dikukuhkan Jadi Weyaiku Pertama LMHA Suku Kamoro/Mimikawe

5 Desember 2025 - 10:54 WIB

20251204 174919

LPPD Papua Tengah Gelar Rapat Konsultasi Persiapan Pesta Paduan Suara Gerejawi Nasional 2026

5 Desember 2025 - 09:11 WIB

Img 20251205 wa0213

Menuju Kepastian Hak Ulayat: Papua Tengah Bahas Standar Kompensasi Hasil Hutan

5 Desember 2025 - 09:05 WIB

Img 20251205 wa0206

Pemprov Papua Tengah Gelar Sosialisasi Persiapan Perhitungan IDI 2025, Ukago: Instrumen Strategis Menilai Kualitas Demokrasi Daerah

5 Desember 2025 - 08:11 WIB

Img 20251205 wa0192
Trending di Headline