Menu

Mode Gelap
Sengketa PAW DPR Papua Tengah, Simon Gobai Resmi Tunjuk Yakehu sebagai Kuasa Hukum Natal di Tengah Luka Bangsa: Refleksi dari Sumatera hingga Papua Kepsek SD Inpres Nabarua Sampaikan Terima Kasih, 159 Siswa Terima PIP Usulan Senator Wilhelmus Pigai Sinergi Membangun SDM: Wilhelmus Pigai Dukung Penuh Program Pendidikan Gratis Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa: 2026 Adalah Tahun Lompatan Besar bagi Pendidikan Gratis di Papua Tengah Pesta Kembang Api Spektakuler di Pantai Nabire, Masyarakat: Terima Kasih Gubernur Meki Nawipa

News

Ketua Ekonomi Kreatif Papua Tengah Dukung Frans Pigome Jadi Presiden Direktur PT Freeport Indonesia

Etty Welerbadge-check


					Ketua Ekonomi Kreatif Papua Tengah Dukung Frans Pigome Jadi Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Perbesar

NABIRE — Ketua Ekonomi Kreatif Nasional Provinsi Papua Tengah, Frans U. Magai, menyampaikan dukungan penuh kepada Frans Pigome sebagai figur yang dinilai tepat untuk menduduki jabatan Presiden Direktur (Presdir) PT Freeport Indonesia.

Dalam keterangannya kepada awak media melalui sambungan telepon pada Jumat (24/10/2025), Magai meminta kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) agar memberikan kepercayaan kepada anak asli Papua untuk memimpin perusahaan tambang terbesar di Indonesia tersebut.

“PT Freeport Indonesia merupakan perusahaan yang sebagian besar sahamnya kini dikuasai oleh Indonesia. Karena itu, sudah seharusnya posisi Presiden Direktur ditentukan oleh pemerintah Indonesia dan diberikan kepada putra daerah Papua yang memahami masyarakat dan wilayahnya,” ujar Frans Magai.

Ia menegaskan, sejak Freeport beroperasi di Indonesia tahun 1967 hingga kini, belum pernah ada anak asli Papua yang dipercaya menduduki jabatan tertinggi di perusahaan tersebut.

Menurutnya, Frans Pigome, merupakan sosok yang memiliki rekam jejak dan pengalaman mumpuni. Ia diketahui telah bekerja di PT Freeport Pusat di Amerika Serikat selama 10 tahun, menempati berbagai posisi penting, serta dikenal memahami sistem dan operasional perusahaan secara mendalam.

Img 20251024 wa0054

“Frans Pigome memahami wilayah, budaya, dan adat istiadat masyarakat Papua. Ia juga mengerti bagaimana menumbuhkan ekonomi lokal berbasis kearifan lokal. Dengan kepemimpinan seperti itu, kami yakin ekonomi masyarakat Papua bisa berkembang sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045,” jelas Frans Magai.

Lebih lanjut, Magai menyoroti ketimpangan ekonomi yang masih dialami masyarakat Papua, terutama di sekitar area tambang. Ia menilai, selama ini masyarakat lokal belum banyak mendapat kesempatan menjadi pemasok (supplier) atau mitra kerja dalam sistem bisnis Freeport.

“Banyak supplier di PT Freeport berasal dari luar Papua dan tidak memiliki kantor di wilayah Timika. Anak-anak asli Papua belum banyak diberdayakan. Karena itu, kami meminta agar pemerintah dan pihak pemegang saham di Amerika memberi kepercayaan kepada Frans Pigome memimpin Freeport Indonesia,” tegasnya.

Ia juga mengaitkan dukungan tersebut dengan semangat Otonomi Khusus Papua sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001, yang menegaskan perlunya afirmasi dan pemberdayaan bagi orang asli Papua di berbagai sektor strategis, termasuk pertambangan.

“Anak-anak Papua layak mendapatkan posisi yang setara dan bermartabat. Sudah saatnya afirmasi nyata diberikan dalam bidang pertambangan. Kami percaya, di tangan anak Papua seperti Frans Pigome, Freeport dapat tumbuh dengan memperhatikan budaya, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat lokal,” pungkas Magai. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemalangan Akses Sekolah di Wania, Pemerintah Distrik Pastikan Situasi Kondusif dan KBM Segera Normal

14 Januari 2026 - 14:19 WIB

Img 20260114 wa0304

Pemalangan Kembali Terjadi, Aktivitas Belajar SD Negeri Inauga Lumpuh

14 Januari 2026 - 14:11 WIB

Img 20260114 wa0302

Pemkab Puncak Tegaskan Korban Konflik Kwamki Narama Berimbang dan Telah Berdamai, ASN Terlibat Akan Disanksi

14 Januari 2026 - 14:00 WIB

20260112 164854

Konflik Warga Berakhir Damai, Pemkab Puncak Sampaikan Permohonan Maaf kepada Pemkab dan Masyarakat Mimika

14 Januari 2026 - 13:38 WIB

Screenshot 20260114 223746 gallery

Pakar Hukum Ingatkan Jurnalis Papua Pahami KUHP Baru Agar Terhindar Jeratan Hukum

14 Januari 2026 - 12:04 WIB

Img 20260114 wa0284
Trending di Headline