Menu

Mode Gelap
Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum) Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah Waket DPR Papua Tengah John Gobai Desak Penyediaan Sekolah, Puskesmas, dan Transportasi Umum di Perbatasan Mimika-Deiyai Kunjungan Kanonik Perdana Uskup Timika di Agimuga Disambut Meriah oleh Seribuan Umat Katolik Suku Amungme 80 Siswa di Raja Ampat Diduga Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis

Headline

Pemkab Nabire Berikan 65 Akta Pendirian Badan Usaha bagi Pengusaha OAP

Etty Welerbadge-check


					Pemkab Nabire Berikan 65 Akta Pendirian Badan Usaha bagi Pengusaha OAP Perbesar

NABIRE – Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memberikan 65 akta pendirian badan usaha bagi pengusaha Orang Asli Papua (OAP). Program ini bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) Kabupaten Nabire Tahun Anggaran 2025.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan bimbingan teknis dan serah terima akta pendirian badan usaha khusus OAP, yang berlangsung di Aula BKKN Nabire pada 8–9 Oktober 2025.

Penutupan kegiatan dilakukan secara resmi oleh Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos., M.Si., yang diwakili oleh Kepala DPMPTSP Nabire, Engelbertus Magai, S.Pd. Dalam sambutannya, Engelbertus menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Nabire berkomitmen untuk terus mendorong perekonomian dan kesejahteraan masyarakat asli Papua melalui penguatan dunia usaha.

“Pemerintah optimis mendorong kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi orang asli Papua. Hari ini kami memberikan 65 akta pendirian badan usaha bagi pengusaha OAP. Melalui usaha, mereka dapat menjamin kehidupan keluarga dan masyarakat sekitarnya. Sesuai amanat Otonomi Khusus, orang Papua adalah tuan di atas negeri sendiri,” ujar Engelbertus Magai.

Lebih lanjut, Engelbertus menjelaskan bahwa 65 badan usaha yang terbentuk berbentuk CV (Commanditaire Vennootschap) dan seluruhnya dimiliki oleh orang asli Papua.

Ia berharap para pengusaha baru ini dapat berkembang tidak hanya di Nabire, tetapi juga di seluruh wilayah Provinsi Papua Tengah bahkan hingga ke luar daerah.

“Kami menciptakan 65 CV milik orang asli Papua. Kami harap para pengusaha ini dapat mengembangkan usahanya dari Nabire hingga tujuh kabupaten di wilayah Papua Tengah dan seluruh Indonesia. Jika nanti mendapatkan paket pekerjaan, bekerjalah dengan adil, jujur, transparan, serta tingkatkan mutu pekerjaan dan jaga kepercayaan masyarakat,” pesannya.

Engelbertus juga optimis bahwa para penerima akta usaha ini akan menjadi pengusaha sukses di masa depan, membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Saya yakin, 65 pengusaha baru ini dalam beberapa tahun ke depan akan menjadi pengusaha sukses di wilayah Papua Tengah,” tambahnya.

Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah narasumber kompeten dari berbagai instansi, di antaranya PTSP Provinsi Papua Tengah, Notaris, KP2KP Nabire, BPJS Ketenagakerjaan, serta Ketua Kadin Kabupaten Nabire. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme peserta. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Mimika Lantik Pengurus IK3M 2025–2030, Tekankan Pentingnya Merawat Nilai Ain Ni Ain

6 Desember 2025 - 14:21 WIB

Img 20251206 wa0014

Warga Paniai Minta Presiden Tarik Pasukan Non Organik, DPR Papua Tengah: Paniai Aman

6 Desember 2025 - 13:46 WIB

Img 20251206 wa0006

Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum)

6 Desember 2025 - 03:00 WIB

Whatsapp image 2025 12 06 at 11.54.25

Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia

6 Desember 2025 - 01:52 WIB

Whatsapp image 2025 12 06 at 10.37.10

Efisiensi Anggaran 2026, YPMAK Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Stabil

5 Desember 2025 - 22:00 WIB

Img 20251206 wa0005
Trending di Headline