NABIRE – Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, resmi mengukuhkan Bunda PAUD Provinsi Papua Tengah beserta Bunda PAUD dari seluruh kabupaten/kota di wilayah Papua Tengah. Acara berlangsung di Aula Guest House Kantor Gubernur Lama, Nabire, Kamis (2/10/2025), dan dihadiri para bupati, jajaran pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Meki menekankan bahwa peran Bunda PAUD sangat penting dalam membangun fondasi pendidikan anak usia dini. Menurutnya, masih banyak anak-anak di Papua Tengah yang memasuki sekolah dasar namun belum bisa membaca dan menulis. Hal itu menjadi tantangan serius yang harus segera diatasi.
“Kalau kita perbaiki hari ini, maka 20 tahun mendatang kita akan melihat hasilnya. Tapi kalau tidak kita benahi, masalah ini akan terus berlanjut dan anak-anak kita akan tertinggal,” ujar Meki.
Gubernur juga mengingatkan bahwa jabatan maupun gelar hanyalah sarana. Yang terpenting adalah kerja nyata dengan ketulusan dan kejujuran, sebab Tuhan melihat hati dan ketulusan dalam melayani masyarakat.
Ia pun meminta para Bunda PAUD, khususnya istri bupati, untuk turun langsung ke sekolah, posyandu, dan gereja dalam mendampingi pendidikan anak usia dini.
Selain itu, Meki menyoroti kondisi keamanan Papua Tengah yang kini mulai stabil. Hal ini, katanya, menjadi modal penting untuk memperkuat pembangunan di bidang pendidikan, khususnya PAUD.
“Puji Tuhan, keamanan di Papua Tengah semakin baik. Dengan situasi ini, kita bisa mulai merapikan sekolah dan memastikan anak-anak mendapatkan kesempatan belajar yang sama seperti di daerah lain di Indonesia,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Ibu Nurhaida Nawipa, yang dikukuhkan sebagai Bunda PAUD Provinsi Papua Tengah.
Ia optimistis dengan dukungan penuh dari Bunda PAUD, pemerintah, dan masyarakat, kualitas pendidikan anak usia dini di Papua Tengah akan semakin meningkat.
Acara pengukuhan ditutup dengan doa bersama serta komitmen seluruh pihak untuk menjadikan PAUD sebagai investasi jangka panjang dalam mencetak generasi emas Papua Tengah. (MB)






