NABIRE – Rangkaian Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Motoprix Seri 2 Region E Papua Tengah 2025 resmi ditutup pada Minggu sore (28/9/2025) di Sirkuit Non Permanen Bandara Lama Nabire. Penutupan dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., yang memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat.
Dalam sambutannya, Wagub Deinas Geley menyatakan rasa bangganya terhadap jalannya kompetisi. Ia secara khusus “mengangkat topi” sebagai bentuk penghormatan dan terima kasih kepada para pembalap, mekanik, dan kru bengkel yang telah menunjukkan sportivitas dan kerja keras luar biasa.
”Siapa yang servis motor dengan baik, dialah yang juara. Mekaniknya luar biasa, ini hebat sekali. Saya angkat topi untuk semua mekanik dan pembalap,” ujar Deinas Geley di hadapan ribuan penonton.
Semangat Baru di Tanah Papua Tengah
Wagub Deinas menegaskan bahwa kesuksesan pelaksanaan Kejurnas ini menjadi bukti nyata lahirnya semangat baru di Provinsi Papua Tengah. Ia menyebut, sebelum provinsi ini terbentuk, event balap motor berskala nasional seperti ini belum pernah terselenggara.
”Ini pertama kali, dan karena adanya provinsi baru, semangatnya juga baru. Pemuda-pemudi Papua Tengah harus bangkit dari sekarang. Kalau kita bersatu, tidak ada yang bisa ganggu Papua Tengah,” tegasnya, sekaligus menyerukan persatuan generasi muda di wilayah tersebut.
Deinas Geley juga mengaku terkesan dengan kehadiran rider-rider belia berusia 12 hingga 13 tahun di lintasan. Ia berpesan agar mereka terus mengejar cita-cita untuk menjadi pembalap yang hebat dan bahkan dapat berkarier hingga ke luar negeri.
Tim Lokal Nabire Raih Juara Umum
Sebagai highlight dari kejuaraan ini, tim lokal dari Nabire, MM79 Awawa Racing Team, yang didukung oleh Wakil Bupati Nabire, berhasil menyabet gelar Juara Umum Setanah Papua di ajang Kejurnas Motoprix Seri 2 ini.
Mengakhiri sambutannya, Wagub Deinas Geley menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian acara dapat berjalan sukses, meriah, dan aman berkat dukungan penuh dari KONI Papua Tengah, panitia pelaksana, serta aparat keamanan TNI, Polri, dan Satpol PP.
”Atas nama Gubernur Papua Tengah, dengan ini saya resmi menutup Kejurnas Motoprix Seri 2 Papua Tengah. Sampai jumpa di event berikutnya tahun depan,” tutupnya.






