Menu

Mode Gelap
Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum) Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah

Headline

Ketua Tim Peduli Alam dan Manusia Mapia Serukan Warga Papua Tidak Menjual Tanah dan Kekayaan Alam

Etty Welerbadge-check


					Ketua Tim Peduli Alam dan Manusia Mapia Serukan Warga Papua Tidak Menjual Tanah dan Kekayaan Alam Perbesar

DOGIYAI – Ketua Tim Peduli Alam dan Manusia Mapia, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, Musa Boma Mapiha 777, menyerukan agar masyarakat Papua tidak menjual tanah maupun kekayaan alamnya kepada pemerintah maupun pendatang.

Boma menilai selama ini banyak sumber daya alam Papua seperti batu, pasir, kayu, rotan, hingga hasil hutan lainnya diambil secara bebas oleh pihak luar tanpa seizin masyarakat adat.

Ia menegaskan, jika hal itu terus dibiarkan, maka generasi Papua di masa depan berisiko kehilangan hak atas tanah dan kekayaannya sendiri.

“Kalau orang Papua ke Jawa, Kalimantan, Sumatra, Makassar, atau Bali, tidak bisa membeli atau mengambil tanah seenaknya. Tetapi di Papua, orang dari luar bebas mengambil apa saja,” ujar Musa dalam keterangan tertulis kepada media Rabu, (24/9/2025).

Ia juga menyinggung keberadaan sejumlah pihak yang menurutnya terlibat dalam aktivitas ekonomi di Papua tanpa seizin masyarakat, termasuk praktik penebangan kayu, penambangan emas, hingga perburuan satwa.

Musa menegaskan bahwa masyarakat Papua perlu memperketat pengawasan terhadap aktivitas tersebut.

“Jangan ada lagi penjualan batu, kayu, pasir, dan tanah kepada pendatang. Jangan izinkan ada yang berburuh di hutan atau mendulang emas tanpa izin,” katanya.

Menurutnya, menjaga tanah dan kekayaan alam Papua adalah upaya mempertahankan harkat dan martabat orang Papua.

“Kalau semua ini dibiarkan, maka anak cucu kita akan menderita dan menjadi pengemis di tanahnya sendiri,” pungkas Musa. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dilantik Jadi Ketua IK3M, Anton Welerubun Bersama Dua Raja Mengajak Warga Kei di Mimika Jaga Persatuan dan Nama Baik Leluhur 

8 Desember 2025 - 15:36 WIB

20251206 135728

Pemkab Mimika Kebut Penyusunan APBD 2026, OPD Diminta Percepat Rampungkan RKA

8 Desember 2025 - 14:20 WIB

20250923 103622

LBH Papua Tengah Desak Aparat Gelar Razia Senjata Tajam di Mimika Jelang Natal dan Tahun Baru

8 Desember 2025 - 14:04 WIB

Img 20251208 wa0126

Garda Terdepan Distribusi Energi, Awak Mobil Tanki Pertamina Patra Niaga Papua dan Maluku Tingkatkan Kehandalan dan Kewaspadaan

8 Desember 2025 - 13:51 WIB

Img 20251208 wa0102

Ketua BMA Papua Tengah Ajak Warga Jaga Kamtibmas Jelang Hari HAM Sedunia

8 Desember 2025 - 13:43 WIB

Img 20251208 wa0118
Trending di Headline