Menu

Mode Gelap
Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum) Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah

Headline

Gempa 6,6 Magnitudo Guncang Nabire, Tiga Warga Luka Ringan dan Sejumlah Bangunan Rusak

Etty Welerbadge-check


					Gempa 6,6 Magnitudo Guncang Nabire, Tiga Warga Luka Ringan dan Sejumlah Bangunan Rusak Perbesar

NABIRE — Gempa bumi berkekuatan 6,6 magnitudo mengguncang Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada Jumat (19/9) pukul 03.10 WIT. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat episenter gempa berada di koordinat 3,47 LS dan 135,45 BT dengan kedalaman 24 km, sekitar 29 km barat laut Nabire. BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Meski demikian, guncangan kuat membuat warga panik dan menimbulkan kerusakan pada sejumlah bangunan serta infrastruktur vital.

Tiga Warga Luka Ringan

Kapolres Nabire, AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., menyampaikan bahwa hingga kini tidak ada korban jiwa atau luka berat. Namun, tiga orang dilaporkan mengalami luka ringan, masing-masing:

* Debi Mofu, PNS Dinas Kesehatan.
* Meslin Sayori, pelajar.
* Briptu Riono Asnan, anggota Polri.

Kerusakan Infrastruktur

Gempa berdampak pada tujuh gedung pemerintah, termasuk Kantor Gubernur Papua Tengah, BPKAD, dan Bandara Douw Aturure, dengan kerusakan berupa retak dinding, plafon ambruk, dan kaca pecah.

Beberapa jembatan seperti di Siriwini dan Kalibobo juga terdampak dengan kondisi kerusakan ringan hingga amblas. Layanan komunikasi Telkomsel dan IndiHome sempat terputus akibat kerusakan kabel di sejumlah titik.

Tempat ibadah pun tidak luput, lima lokasi di antaranya Masjid Al-Falah, GKII Bukit Sion Portanigra Nabire dan Gereja Katolik KSK Bukit Meriam mengalami plafon rusak dan kaca pecah. Fasilitas pendidikan, seperti SMP Negeri 01 Topo dan Kampus Uswim Nabire, juga mengalami kerusakan ringan pada plafon, garasi, dan pagar. Sementara beberapa perumahan warga di Ruko Graha Kelapa Dua Kalibobo ikut terdampak.

Langkah Kepolisian

Polres Nabire langsung bergerak melakukan pendataan korban, memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang, serta berkoordinasi dengan instansi terkait.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan BMKG, serta memeriksa kondisi bangunan masing-masing,” ujar Kapolres Tatiratu.

Kondisi Terkini

Hingga kini, situasi di Nabire dilaporkan aman dan kondusif. Aktivitas masyarakat berangsur normal, meski warga diingatkan tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan hanya mengacu pada informasi resmi BMKG. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dilantik Jadi Ketua IK3M, Anton Welerubun Bersama Dua Raja Mengajak Warga Kei di Mimika Jaga Persatuan dan Nama Baik Leluhur 

8 Desember 2025 - 15:36 WIB

20251206 135728

Pemkab Mimika Kebut Penyusunan APBD 2026, OPD Diminta Percepat Rampungkan RKA

8 Desember 2025 - 14:20 WIB

20250923 103622

LBH Papua Tengah Desak Aparat Gelar Razia Senjata Tajam di Mimika Jelang Natal dan Tahun Baru

8 Desember 2025 - 14:04 WIB

Img 20251208 wa0126

Garda Terdepan Distribusi Energi, Awak Mobil Tanki Pertamina Patra Niaga Papua dan Maluku Tingkatkan Kehandalan dan Kewaspadaan

8 Desember 2025 - 13:51 WIB

Img 20251208 wa0102

Ketua BMA Papua Tengah Ajak Warga Jaga Kamtibmas Jelang Hari HAM Sedunia

8 Desember 2025 - 13:43 WIB

Img 20251208 wa0118
Trending di Headline