Menu

Mode Gelap
Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum) Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah

Headline

Gubernur Papua Tengah Buka Festival Budaya Pelajar dan Pameran Kriya 2025: “Satu Hati dalam Dunia Tifa”

Etty Welerbadge-check


					Gubernur Papua Tengah Buka Festival Budaya Pelajar dan Pameran Kriya 2025: “Satu Hati dalam Dunia Tifa” Perbesar

NABIRE – Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, SH, secara resmi membuka Festival Budaya Pelajar dan Pameran Kriya Provinsi Papua Tengah Tahun 2025 yang berlangsung di bandara lama Nabire, Rabu (3/9/2025).

Kegiatan yang mengangkat tema “Satu Hati dalam Dunia Tifa” ini diikuti oleh pelajar SMA/SMK dari tujuh kabupaten di Papua Tengah. Festival menghadirkan lomba tari tradisional, konser seni, dan pameran kriya, sebagai ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus melestarikan budaya daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Nawipa menegaskan pentingnya generasi muda menjaga warisan budaya leluhur di tengah arus globalisasi.

“Papua Tengah kaya akan budaya. Kita memiliki tarian, lagu, bahasa daerah, hingga kerajinan yang diwariskan leluhur. Semua itu bukan hanya warisan, tetapi identitas dan kekuatan kita. Melalui festival ini, kita ingin memastikan generasi muda tetap mengenal akarnya, namun juga mampu berdiri tegak di era modern dengan identitas yang kuat,” ujar Nawipa.

Gubernur juga menyebut bahwa dentuman tifa menjadi simbol persatuan dan harmoni.

“Setiap bunyi tifa adalah ajakan untuk bergerak bersama, menari bersama, dan membangun masa depan Papua Tengah bersama,” tegasnya.

Ruang Ekspresi Generasi Muda

Festival Budaya Pelajar dan Pameran Kriya ini memiliki tujuan besar, antara lain menumbuhkan rasa bangga pelajar terhadap budaya lokal, memperkuat solidaritas antar sekolah dan kabupaten, serta menjadikan pelajar sebagai agen pelestari budaya.

“Anak-anak kita adalah duta budaya Papua Tengah. Dari tangan merekalah masa depan budaya ini ditentukan. Jangan pernah merasa minder menjadi orang Papua. Tunjukkan kepada dunia bahwa anak Papua Tengah bisa maju tanpa kehilangan akar budayanya,” pesan Gubernur Nawipa.

Apresiasi dan Harapan

Gubernur Papua Tengah juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para guru, panitia, serta seluruh peserta yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, festival ini bukan hanya hiburan, melainkan ruang belajar dan dialog antarbudaya yang akan memperkuat karakter generasi muda Papua Tengah.

Acara yang berlangsung hingga beberapa hari ke depan ini diharapkan menjadi agenda tahunan untuk memperkokoh identitas, solidaritas, dan kreativitas generasi muda Papua Tengah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban

8 Desember 2025 - 05:17 WIB

Apel gabungan di monas 1765161864707 169

DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta

7 Desember 2025 - 22:46 WIB

1001433151 2759921897

Momen Natal, OPM Dilarang Masuki Puncak Papua Tengah

7 Desember 2025 - 20:37 WIB

Img 20251207 wa0073

Lilin, Doa, dan Tarian Lapago: Identitas Budaya Menyatu dalam Peringatan HUT Ke-11 ULMWP di Jayapura

7 Desember 2025 - 20:33 WIB

Img 20251207 wa0065

Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana

7 Desember 2025 - 03:45 WIB

Whatsapp image 2025 12 07 at 12.44.46
Trending di News