Menu

Mode Gelap
Teladan Kepemimpinan Sri Sultan Hamengkubuwono IX Anggota DPD RI Wilhelmus Pigai Salurkan Bantuan Hewan Kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 H untuk Masjid Al-Fattah Bupati Deiyai Ajak Semua Pihak Mengikuti Jumat Bersih di Pasar Waghete Wabup Nabire Apresiasi Peran PKBN, Sebut Kontribusi Etnis Batak Sangat Besar PKBN Nabire Kukuhkan Kepengurusan Baru, Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan di Daerah Mayat Pria Ditemukan di Belakang Grapari Timika, Polisi Dalami Kasus dan Kejar Pelaku

Headline

Gubernur Papua Tengah Buka Festival Budaya Pelajar dan Pameran Kriya 2025: “Satu Hati dalam Dunia Tifa”

Etty Welerbadge-check


					Gubernur Papua Tengah Buka Festival Budaya Pelajar dan Pameran Kriya 2025: “Satu Hati dalam Dunia Tifa” Perbesar

NABIRE – Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, SH, secara resmi membuka Festival Budaya Pelajar dan Pameran Kriya Provinsi Papua Tengah Tahun 2025 yang berlangsung di bandara lama Nabire, Rabu (3/9/2025).

Kegiatan yang mengangkat tema “Satu Hati dalam Dunia Tifa” ini diikuti oleh pelajar SMA/SMK dari tujuh kabupaten di Papua Tengah. Festival menghadirkan lomba tari tradisional, konser seni, dan pameran kriya, sebagai ruang bagi generasi muda untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus melestarikan budaya daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Nawipa menegaskan pentingnya generasi muda menjaga warisan budaya leluhur di tengah arus globalisasi.

“Papua Tengah kaya akan budaya. Kita memiliki tarian, lagu, bahasa daerah, hingga kerajinan yang diwariskan leluhur. Semua itu bukan hanya warisan, tetapi identitas dan kekuatan kita. Melalui festival ini, kita ingin memastikan generasi muda tetap mengenal akarnya, namun juga mampu berdiri tegak di era modern dengan identitas yang kuat,” ujar Nawipa.

Gubernur juga menyebut bahwa dentuman tifa menjadi simbol persatuan dan harmoni.

“Setiap bunyi tifa adalah ajakan untuk bergerak bersama, menari bersama, dan membangun masa depan Papua Tengah bersama,” tegasnya.

Ruang Ekspresi Generasi Muda

Festival Budaya Pelajar dan Pameran Kriya ini memiliki tujuan besar, antara lain menumbuhkan rasa bangga pelajar terhadap budaya lokal, memperkuat solidaritas antar sekolah dan kabupaten, serta menjadikan pelajar sebagai agen pelestari budaya.

“Anak-anak kita adalah duta budaya Papua Tengah. Dari tangan merekalah masa depan budaya ini ditentukan. Jangan pernah merasa minder menjadi orang Papua. Tunjukkan kepada dunia bahwa anak Papua Tengah bisa maju tanpa kehilangan akar budayanya,” pesan Gubernur Nawipa.

Apresiasi dan Harapan

Gubernur Papua Tengah juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para guru, panitia, serta seluruh peserta yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, festival ini bukan hanya hiburan, melainkan ruang belajar dan dialog antarbudaya yang akan memperkuat karakter generasi muda Papua Tengah.

Acara yang berlangsung hingga beberapa hari ke depan ini diharapkan menjadi agenda tahunan untuk memperkokoh identitas, solidaritas, dan kreativitas generasi muda Papua Tengah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Satpol PP Mimika Tertibkan Jalan Hasanudin: Parkir Sembarangan, Trotoar, hingga Pengelolaan Sampah Bengkel Jadi Perhatian

10 Juni 2026 - 01:49 WIB

Screenshot 20260610 102414 Gallery

Satpol PP Mimika Sosialisasi Penertiban Lapak: Pedagang Diminta Mundur 2 Meter dari Jalan, Banyak yang Patuh Bongkar Sendiri

10 Juni 2026 - 01:09 WIB

Screenshot 20260610 095748 Gallery

Seleksi Calon Pimpinan BAZNAS Papua 2026-2031 Masuki Tahap Wawancara Faktual

9 Juni 2026 - 14:44 WIB

IMG 20260609 WA0042

Gerak Cepat Polisi Tangkap Pelaku Curas yang Pukul dan Banting Wanita di Timika

9 Juni 2026 - 14:34 WIB

IMG 20260609 WA0107

Ditinggal Beli Makan Motor Matic Digasak Maling, Pelaku Ditangkap Usai Aksi Kejar-Kejaran Dengan Korban

9 Juni 2026 - 14:28 WIB

IMG 20260609 WA0087
Trending di Headline