JAKARTA – Badan Pengurus Pusat Gereja Kemah Injil Indonesia (BPP GKII) mengeluarkan himbauan resmi kepada seluruh pekerja dan jemaat GKII di Indonesia agar tetap tenang, bijaksana, dan tidak terprovokasi di tengah dinamika sosial-politik dan meningkatnya aksi demonstrasi di berbagai daerah.
Dalam surat himbauan bernomor 109/BPP/GKII/IX/2025 yang ditandatangani Ketua Umum, Pdt. Dr. Daniel Ronda, Th.M. dan Sekretaris Umum, Pdt. Hussain Shahz Diman, S.Th., SH., MH, BPP GKII menekankan pentingnya peran umat Tuhan menjaga kedamaian dan stabilitas bangsa.
Empat Poin Himbauan Utama GKII
1. Tetap Tenang dan Waspada
Jemaat diimbau tidak panik dan menghadapi situasi dengan doa, iman, serta sikap orang percaya. Jemaat diminta tidak mudah dipengaruhi isu hoaks maupun ajakan provokatif yang dapat memecah belah bangsa.
2. Bijak Menggunakan Media Sosial
GKII meminta jemaat tidak menyebarkan berita yang belum terverifikasi. Media sosial sebaiknya digunakan untuk membangun, memberi penguatan, dan menyuarakan kebenaran dengan kasih.
3. Berdoa dan Mendukung Keadilan
GKII mengajak seluruh jemaat mendoakan bangsa, pemerintah, serta aparat keamanan agar bekerja dengan hati yang adil, bijaksana, dan penuh tanggung jawab. Keputusan pemerintah diingatkan agar berpihak kepada rakyat, bukan sekadar janji politik.
4. Tidak Terlibat Anarkisme
GKII mendukung langkah pemerintah bersikap tegas terhadap tindakan anarkis, namun tetap menekankan agar penindakan dijalankan sesuai prinsip hak asasi manusia dan martabat bangsa. Jemaat diingatkan untuk menjadi saksi Kristus yang membawa damai, bukan terlibat dalam perusakan.
Ajak Jemaat Jadi Pembawa Damai
“Warga jemaat dan bangsa agar tidak terlibat dalam tindakan yang merusak, melainkan hadir sebagai saksi Kristus yang menebarkan damai,” tulis himbauan BPP GKII.
GKII berharap himbauan ini dapat menjadi pedoman bagi seluruh jemaat untuk menjaga persatuan bangsa, serta tetap berdiri teguh dan setia dalam iman, sambil menjadi berkat bagi Indonesia. (MB)






