Menu

Mode Gelap
Percepat Respons Negara, Anggota Dewan Papua Tengah Temui DPD RI Bawa Aspirasi Lintas Sektor Mendagri dan Komite I DPD RI Evaluasi Isu Strategis Daerah: Fokus pada Kesiapan Fiskal DOB dan Percepatan Pembangunan Papua Natalius Pigai Bertekad Jadikan Indonesia Presiden Dewan HAM PBB, Targetkan Perubahan Tatanan Dunia Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana

News

Mendikdasmen Usulkan Program Indonesia Pintar untuk TK, Rp 450 Ribu per Siswa Tak Mampu

adminbadge-check


					Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti Perbesar

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti

JAKARTA – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengusulkan adanya Program Indonesia Pintar (PIP) untuk tingkat Taman Kanak-Kanak (TK). Program ini ditujukan bagi siswa dari keluarga kurang mampu dengan besaran bantuan Rp 450 ribu per anak per tahun.

“Ya, PIP untuk TK ini baru kami usulkan di tahun anggaran 2026, sebagai komitmen kami dalam mendukung pelaksanaan wajib belajar 13 tahun,” kata Mu’ti di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/8/2025).

Mu’ti menjelaskan, angka bantuan yang diusulkan memang masih relatif kecil. Namun, ia berharap nominal tersebut dapat ditambah pada pembahasan anggaran berikutnya. “Tadi kami usulkan Rp 450 ribu per anak per tahun. Mudah-mudahan bisa bertambah jika ada usulan lanjutan di rapat terbatas,” ujarnya.

Terkait jumlah penerima, Mu’ti menyebut Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah masih melakukan perhitungan. Namun, ia menegaskan bahwa prioritas utama penerima PIP tetap siswa dari keluarga tidak mampu.

“Nanti jumlah penerimanya akan kami hitung lagi. Tapi prioritas tetap untuk murid dari keluarga tidak mampu,” jelasnya.

Sebagai informasi, Kementerian Keuangan telah mengalokasikan anggaran pendidikan tahun 2026 sebesar Rp 757,82 triliun. Dari jumlah itu, Kemendikdasmen memperoleh pagu indikatif Rp 55 triliun atau sekitar 7 persen dari total anggaran pendidikan.

Dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR, Abdul Mu’ti juga mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 14,4 triliun. Tambahan dana tersebut direncanakan untuk membiayai sejumlah program prioritas, termasuk PIP TK dan insentif bagi guru non-ASN.

“Dengan pagu anggaran sebesar Rp 55 triliun, masih banyak rencana program dan kegiatan yang belum dapat terbiayai. Oleh karena itu, kami mengusulkan tambahan Rp 14,4 triliun untuk mendukung program-program prioritas,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Percepat Respons Negara, Anggota Dewan Papua Tengah Temui DPD RI Bawa Aspirasi Lintas Sektor

13 Desember 2025 - 01:23 WIB

Serakah aspirasi ke dpd

Workshop Penguatan Dekranasda dan Pelatihan Kerajinan Mimika Resmi Bergulir

12 Desember 2025 - 13:44 WIB

Img 20251212 wa0099

Akhir Tahun Penuh Kepedulian: TP-PKK Mimika Gelar Layanan Kesehatan dan Berbagi Kasih di Posyandu Kasana

12 Desember 2025 - 13:35 WIB

Img 20251212 wa0106

Kakanwil Kemenag Papua Audiensi dengan Gubernur, Bahas Dukungan Program Keagamaan hingga Rencana Embarkasi Haji

12 Desember 2025 - 13:29 WIB

Img 20251212 wa0058

Ditjen Bimas Kristen dan Katolik Gelar Festival Kasih Nusantara Bersama Kemenag di TMII 

12 Desember 2025 - 13:12 WIB

Img 20251212 wa0045
Trending di Headline