Menu

Mode Gelap
Percepat Respons Negara, Anggota Dewan Papua Tengah Temui DPD RI Bawa Aspirasi Lintas Sektor Mendagri dan Komite I DPD RI Evaluasi Isu Strategis Daerah: Fokus pada Kesiapan Fiskal DOB dan Percepatan Pembangunan Papua Natalius Pigai Bertekad Jadikan Indonesia Presiden Dewan HAM PBB, Targetkan Perubahan Tatanan Dunia Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana

Headline

Ditjen Dukcapil Kemendagri Rilis Data Kependudukan Nasional Semester I 2025, Papua Tengah Catat 1,37 Juta Jiwa

Etty Welerbadge-check


					Ditjen Dukcapil Kemendagri Rilis Data Kependudukan Nasional Semester I 2025, Papua Tengah Catat 1,37 Juta Jiwa Perbesar

NABIRE – Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri secara resmi merilis data kependudukan nasional semester I (Januari–Juni) 2025 pada Kamis (28/8/2025). Data tersebut merupakan hasil layanan Dinas Dukcapil kabupaten/kota yang diolah di pusat.

Provinsi Papua Tengah mencatat jumlah penduduk sebanyak 1.375.595 jiwa, terdiri dari 726.658 laki-laki dan 648.937 perempuan. Jumlah ini meningkat dibandingkan semester II tahun 2024 yang tercatat 1.369.112 jiwa. Dengan demikian, terjadi kenaikan 6.483 jiwa dalam enam bulan terakhir.

Berdasarkan sebaran wilayah, jumlah penduduk di delapan kabupaten Provinsi Papua Tengah adalah sebagai berikut:

* Nabire: 180.190 jiwa
* Puncak Jaya: 220.704 jiwa
* Paniai: 126.876 jiwa
* Mimika: 320.839 jiwa
* Puncak: 178.580 jiwa
* Dogiyai: 117.129 jiwa
* Intan Jaya: 138.109 jiwa
* Deiyai: 93.168 jiwa

Sekretaris Dinas Admindukcapil Papua Tengah, Yeremias Mote, S.STP., M.IP, menjelaskan bahwa peningkatan jumlah penduduk ini tidak lepas dari upaya strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan layanan kependudukan.

“Sejak 2023–2024, melalui dana Otsus, telah diberikan bantuan peralatan perekaman mobile, ribbon dan film, serta printer KTP-el di delapan kabupaten. Tujuannya agar Dinas Dukcapil bisa melaksanakan layanan jemput bola ke distrik dan kampung terpencil,” ungkapnya.

Ia menambahkan, inovasi pelayanan publik menjadi kunci agar cakupan kepemilikan dokumen kependudukan semakin luas. Hal itu dilakukan melalui layanan jemput bola, sosialisasi pentingnya dokumen kependudukan, kerja sama dengan lembaga pengguna data, serta kewajiban penggunaan data kependudukan dalam setiap layanan publik.

“Harapan kami di semester II tahun 2025 jumlah penduduk Provinsi Papua Tengah bisa terus bertambah. Untuk itu dibutuhkan dukungan pemerintah daerah dalam hal anggaran jemput bola pelayanan, serta peran tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat umum untuk memberi kesadaran pentingnya dokumen kependudukan,” pungkas Yeremias. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Percepat Respons Negara, Anggota Dewan Papua Tengah Temui DPD RI Bawa Aspirasi Lintas Sektor

13 Desember 2025 - 01:23 WIB

Serakah aspirasi ke dpd

Workshop Penguatan Dekranasda dan Pelatihan Kerajinan Mimika Resmi Bergulir

12 Desember 2025 - 13:44 WIB

Img 20251212 wa0099

Akhir Tahun Penuh Kepedulian: TP-PKK Mimika Gelar Layanan Kesehatan dan Berbagi Kasih di Posyandu Kasana

12 Desember 2025 - 13:35 WIB

Img 20251212 wa0106

Kakanwil Kemenag Papua Audiensi dengan Gubernur, Bahas Dukungan Program Keagamaan hingga Rencana Embarkasi Haji

12 Desember 2025 - 13:29 WIB

Img 20251212 wa0058

Ditjen Bimas Kristen dan Katolik Gelar Festival Kasih Nusantara Bersama Kemenag di TMII 

12 Desember 2025 - 13:12 WIB

Img 20251212 wa0045
Trending di Headline