Menu

Mode Gelap
Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah Waket DPR Papua Tengah John Gobai Desak Penyediaan Sekolah, Puskesmas, dan Transportasi Umum di Perbatasan Mimika-Deiyai Kunjungan Kanonik Perdana Uskup Timika di Agimuga Disambut Meriah oleh Seribuan Umat Katolik Suku Amungme 80 Siswa di Raja Ampat Diduga Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis Diduga Terjadi Pengeboman Oleh Aparat di Maybrat, LP3BH Manokwari Desak Komnas HAM dan Dewan HAM Internasional Bertindak Ketua DPD RI Optimistis Surpres RUU Daerah Kepulauan Terbit Pekan Ini: Keadilan Fiskal Harus Berlayar!

Headline

Ketua Asosiasi Bupati Papua Tengah Minta Kementerian Perhubungann Izinkan Pesawat ATR Masuk Bandara Waghete

Etty Welerbadge-check


					Ketua Asosiasi Bupati Papua Tengah Minta Kementerian Perhubungann Izinkan Pesawat ATR Masuk Bandara Waghete Perbesar

DEIYAI — Ketua Asosiasi Bupati Papua Tengah yang juga Bupati Deiyai, Melkianus Motte meminta kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia agar memberikan izin dan dukungan operasional bagi maskapai yang mengoperasikan pesawat sejenis ATR/Wings Air untuk masuk dan melayani penerbangan di Bandara Udara Waghete, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah.

Permintaan ini disampaikan mengingat pentingnya konektivitas udara untuk menjangkau empat kabupaten di wilayah pegunungan Papua Tengah, yaitu Kabupaten Deiyai, Dogiyai, Paniai, dan Intan Jaya.

“Saya meminta perhatian serius dari Kementerian Perhubungan agar pesawat jenis ATR bisa segera melayani rute Nabire – Deiyai – Timika (PP) melalui Bandara Udara Waghete. Ini penting demi mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta pelayanan pemerintahan dan kesehatan di wilayah Papua Tengah,” ujar Melki melalui telepon selularnya.

Saat ini, Bandara Waghete memiliki landasan pacu dengan panjang 1.600 meter dan lebar 30 meter. Menurutnya, kondisi tersebut sudah cukup untuk dilandasi pesawat jenis ATR 72, dengan catatan adanya evaluasi teknis dan izin resmi dari otoritas penerbangan.

“Kami di daerah sangat berharap agar konektivitas ini segera terwujud. Dengan adanya penerbangan reguler di rute tersebut, akan sangat membantu efisiensi waktu dan biaya transportasi antarwilayah,” tambahnya.

Ketua Asosiasi Bupati Papua Tengah itu juga menekankan bahwa percepatan konektivitas udara merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan dan pemerataan pelayanan publik di Papua Tengah.

Pihaknya juga mengaku siap bersinergi dengan pihak maskapai, Otoritas Bandara, serta Pemerintah Pusat dalam menyiapkan segala kebutuhan teknis dan administratif agar rute penerbangan tersebut bisa segera terealisasi. (ET)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

APKM Pusat Kukuhkan Pengurus Wania dan Iwaka 

5 Desember 2025 - 11:57 WIB

20251205 111558

Musdat LMHA Dinilai Tidak Sesuai Mekanisme dan Prosedur Mekanisme, Lemasko Pimpinan Gerry Minta Dibatalkan

5 Desember 2025 - 10:59 WIB

Img 20251204 wa0021

Yohanes Yance Boyau Terpilih  dan Dikukuhkan Jadi Weyaiku Pertama LMHA Suku Kamoro/Mimikawe

5 Desember 2025 - 10:54 WIB

20251204 174919

LPPD Papua Tengah Gelar Rapat Konsultasi Persiapan Pesta Paduan Suara Gerejawi Nasional 2026

5 Desember 2025 - 09:11 WIB

Img 20251205 wa0213

Menuju Kepastian Hak Ulayat: Papua Tengah Bahas Standar Kompensasi Hasil Hutan

5 Desember 2025 - 09:05 WIB

Img 20251205 wa0206
Trending di Headline