Menu

Mode Gelap
Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum) Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah

Headline

Dukung Anak Pengungsi, PKK Papua Tengah Janjikan PAUD bagi Ko’Membaca

Etty Welerbadge-check


					Dukung Anak Pengungsi, PKK Papua Tengah Janjikan PAUD bagi Ko’Membaca Perbesar

NABIRE –  Ketua TP-PKK Provinsi Papua Tengah, Ny. Nurhaidah Meki Nawipa melakukan kunjungan ke komunitas literasi Ko’Membaca pada Jumat (22/8/2025) pukul 13.21 WIT.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah provinsi atas upaya Ko’Membaca dalam menumbuhkan budaya literasi dan menyediakan layanan pendidikan bagi anak-anak, khususnya pengungsi dari Kabupaten Puncak.

Pendiri Ko’Membaca, Mis Murib, menjelaskan bahwa sebagian besar anak-anak yang dibina adalah korban konflik dari Kabupaten Puncak, menyusul tragedi mutilasi terhadap almarhumah Tarina Murib pada 3 Maret 2023, yang memaksa dua distrik mengungsi. Hingga kini, sudah tiga tahun mereka belum dapat kembali ke kampung halaman.

“Jumlah anak-anak yang kami dampingi ada 211 orang, mulai dari SD, SMP, SMA/SMK, hingga mahasiswa. Ada juga yang sama sekali belum bersekolah. Hampir semuanya adalah korban konflik yang terlantar dari pendidikan. Karena itu, kami berusaha menyediakan buku bacaan dan layanan pendidikan,” jelas Mis Murib.

Ia menegaskan, kunjungan pejabat Papua Tengah membawa harapan baru.

“Anak-anak ini adalah aset bangsa Papua. Mereka butuh perhatian serius”, tegasnya.

Ko’Membaca dikenal sebagai komunitas literasi yang konsisten menggerakkan minat baca di Nabire. Meski dengan fasilitas terbatas, para relawan tetap berkomitmen menghadirkan ruang belajar yang nyaman, kreatif, dan inklusif bagi anak-anak pengungsi.

Relawan Ko’Membaca, Dei Murib berharap janji pembangunan dua unit PAUD bisa menjadi tonggak baru.

“Kami percaya bahwa investasi pendidikan anak usia dini adalah fondasi masa depan Papua yang lebih cerah,” ujarnya.

Kunjungan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga motivasi baru bagi Ko’Membaca untuk terus melayani anak-anak pengungsi dan generasi muda Papua. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban

8 Desember 2025 - 05:17 WIB

Apel gabungan di monas 1765161864707 169

DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta

7 Desember 2025 - 22:46 WIB

1001433151 2759921897

Momen Natal, OPM Dilarang Masuki Puncak Papua Tengah

7 Desember 2025 - 20:37 WIB

Img 20251207 wa0073

Lilin, Doa, dan Tarian Lapago: Identitas Budaya Menyatu dalam Peringatan HUT Ke-11 ULMWP di Jayapura

7 Desember 2025 - 20:33 WIB

Img 20251207 wa0065

Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana

7 Desember 2025 - 03:45 WIB

Whatsapp image 2025 12 07 at 12.44.46
Trending di News