Menu

Mode Gelap
Percepat Respons Negara, Anggota Dewan Papua Tengah Temui DPD RI Bawa Aspirasi Lintas Sektor Mendagri dan Komite I DPD RI Evaluasi Isu Strategis Daerah: Fokus pada Kesiapan Fiskal DOB dan Percepatan Pembangunan Papua Natalius Pigai Bertekad Jadikan Indonesia Presiden Dewan HAM PBB, Targetkan Perubahan Tatanan Dunia Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana

Headline

Wagub Papua Tengah Gelar Pertemuan Darurat di Paniai Bahas Jalan Putus Nabire–Paniai

Etty Welerbadge-check


					Wagub Papua Tengah Gelar Pertemuan Darurat di Paniai Bahas Jalan Putus Nabire–Paniai Perbesar

PANIAI – Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, melakukan kunjungan mendadak ke Kabupaten Paniai untuk menggelar pertemuan bersama tiga kepala daerah, yakni Bupati Dogiyai, Deiyai, dan Paniai. Pertemuan yang berlangsung di Narotali pada Rabu (20/8/2025) itu membahas penanganan darurat ruas jalan Nabire–Paniai yang putus akibat longsor di Kilometer 139.

Dalam pertemuan singkat berdurasi sekitar 27 menit tersebut, Wagub menegaskan bahwa kondisi jalan yang terputus telah menyebabkan lumpuhnya aktivitas masyarakat di tiga kabupaten karena distribusi bahan bakar minyak (BBM) tidak bisa dilakukan lewat jalur darat.

“Lebih khusus lagi BBM tidak bisa muat, maka aktivitas lumpuh tiga kabupaten. Dengan demikian tadi saya perintah, atas arahan Pak Gubernur, agar segera dilakukan pertemuan tingkat para bupati. Hasilnya, diputuskan mulai besok lampu harus kembali menyala. Artinya BBM akan dikirim dari Timika menggunakan pesawat ke Wagete atau Deiyai,” tegas Wagub Deinas Geley.

Wagub menjelaskan, pengiriman BBM lewat jalur udara merupakan solusi sementara sambil menunggu penanganan darurat jalan yang diperkirakan berlangsung selama satu bulan.

“Pemda provinsi bersama tiga kabupaten sepakat menangani sementara dengan pengiriman via pesawat. Setelah satu bulan, jika jalan sudah kembali stabil, distribusi akan kembali melalui jalur darat,” jelasnya.

Menurutnya, langkah cepat ini diambil demi memastikan pasokan energi dan aktivitas vital masyarakat di Paniai, Deiyai, dan Dogiyai tidak terganggu lebih lama.

“Besok pesawat harus masuk, BBM turun, dan lampu di tiga kabupaten harus kembali menyala 24 jam,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama pemerintah kabupaten berkomitmen mengawal proses pemulihan akses jalan sekaligus memastikan ketersediaan energi dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi hingga kondisi kembali normal. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Percepat Respons Negara, Anggota Dewan Papua Tengah Temui DPD RI Bawa Aspirasi Lintas Sektor

13 Desember 2025 - 01:23 WIB

Serakah aspirasi ke dpd

Workshop Penguatan Dekranasda dan Pelatihan Kerajinan Mimika Resmi Bergulir

12 Desember 2025 - 13:44 WIB

Img 20251212 wa0099

Akhir Tahun Penuh Kepedulian: TP-PKK Mimika Gelar Layanan Kesehatan dan Berbagi Kasih di Posyandu Kasana

12 Desember 2025 - 13:35 WIB

Img 20251212 wa0106

Kakanwil Kemenag Papua Audiensi dengan Gubernur, Bahas Dukungan Program Keagamaan hingga Rencana Embarkasi Haji

12 Desember 2025 - 13:29 WIB

Img 20251212 wa0058

Ditjen Bimas Kristen dan Katolik Gelar Festival Kasih Nusantara Bersama Kemenag di TMII 

12 Desember 2025 - 13:12 WIB

Img 20251212 wa0045
Trending di Headline