Menu

Mode Gelap
Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah Waket DPR Papua Tengah John Gobai Desak Penyediaan Sekolah, Puskesmas, dan Transportasi Umum di Perbatasan Mimika-Deiyai Kunjungan Kanonik Perdana Uskup Timika di Agimuga Disambut Meriah oleh Seribuan Umat Katolik Suku Amungme 80 Siswa di Raja Ampat Diduga Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis Diduga Terjadi Pengeboman Oleh Aparat di Maybrat, LP3BH Manokwari Desak Komnas HAM dan Dewan HAM Internasional Bertindak Ketua DPD RI Optimistis Surpres RUU Daerah Kepulauan Terbit Pekan Ini: Keadilan Fiskal Harus Berlayar!

News

Gubernur Papua Tengah Pimpin Upacara HUT RI ke-80 Kenakan Pakaian Adat

adminbadge-check


					Gubernur Papua Tengah Pimpin Upacara HUT RI ke-80 Kenakan Pakaian Adat Perbesar

NABIRE – Dalam sebuah momen yang penuh makna dan dianggap bersejarah, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan mengenakan pakaian adat Papua. Tidak sendirian, Wakil Gubernur Deinas Geley juga turut serta dalam upacara yang berlangsung di Lapangan Bandara Lama Nabire, Kamis (17/8/2025).

​Ini adalah kali pertama bagi pemimpin daerah tersebut tampil dengan busana tradisional dalam perayaan HUT RI. Gubernur Meki Nawipa terlihat berwibawa mengenakan pakaian adat dari wilayah Pesisir Papua, sementara Wakil Gubernur Deinas Geley tampil dengan pakaian adat dari Pegunungan Papua. Kehadiran keduanya dalam balutan busana adat ini bukan hanya sekadar penampilan, melainkan simbol kuat dari semangat persatuan dan penghargaan terhadap budaya lokal yang beragam.

​Dalam amanatnya, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa upacara peringatan kemerdekaan bukan sekadar seremoni rutin. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momen ini sebagai refleksi dan penguatan nilai-nilai kebangsaan.

​”Ini adalah saatnya kita menumbuhkan semangat nasionalisme dan karakter kebangsaan, serta memperkuat rasa cinta tanah air, disiplin, dan tanggung jawab. Keberagaman yang kita miliki adalah kekuatan terbesar bangsa ini,” ujarnya.

​Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, tokoh masyarakat, dan berbagai lapisan masyarakat Papua Tengah. Kehadiran para pemimpin dengan pakaian adat ini menjadi pesan yang jelas tentang pentingnya menjaga identitas budaya di tengah arus modernisasi. Acara ditutup dengan sesi foto bersama, dan para pemimpin daerah tersebut dijadwalkan kembali mengenakan pakaian adat yang sama pada upacara penurunan bendera di sore hari, mengukuhkan komitmen mereka terhadap pelestarian budaya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

APKM Pusat Kukuhkan Pengurus Wania dan Iwaka 

5 Desember 2025 - 11:57 WIB

20251205 111558

Musdat LMHA Dinilai Tidak Sesuai Mekanisme dan Prosedur Mekanisme, Lemasko Pimpinan Gerry Minta Dibatalkan

5 Desember 2025 - 10:59 WIB

Img 20251204 wa0021

Yohanes Yance Boyau Terpilih  dan Dikukuhkan Jadi Weyaiku Pertama LMHA Suku Kamoro/Mimikawe

5 Desember 2025 - 10:54 WIB

20251204 174919

LPPD Papua Tengah Gelar Rapat Konsultasi Persiapan Pesta Paduan Suara Gerejawi Nasional 2026

5 Desember 2025 - 09:11 WIB

Img 20251205 wa0213

Menuju Kepastian Hak Ulayat: Papua Tengah Bahas Standar Kompensasi Hasil Hutan

5 Desember 2025 - 09:05 WIB

Img 20251205 wa0206
Trending di Headline