Menu

Mode Gelap
Perkuat Layanan Kesehatan di Pedalaman, Wilhelmus Pigai Serahkan Bantuan Obat Kemenkes RI ke Puskesmas Wangbe 700 Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run 5K, Wujud Sinergi Polda Papua Tengah dan DPD BMP RI OPINI : Menggugat ke PTUN Tak Cukup Bermodal Somasi TKT Group Timika Raih 15 Medali di Thyres Taekwondo Championship 2026 Ekspor Perdana Hasil Laut Mimika Jadi Langkah Baru Papua Tengah Menembus Pasar Global Pendidikan Jadi Kunci Masa Depan Papua, Meki Nawipa Apresiasi Beasiswa Puncak Cerdas

Headline

Pemprov Papua Tengah Luncurkan Program Sekolah Gratis, 124 SMA dan SMK Jadi Sasaran

Etty Welerbadge-check


					Pemprov Papua Tengah Luncurkan Program Sekolah Gratis, 124 SMA dan SMK Jadi Sasaran Perbesar

NABIRE — Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi meluncurkan Program Pendidikan Sekolah Gratis yang berlaku bagi seluruh siswa SMA dan SMK di wilayah Papua Tengah.

Program ini menjadi langkah strategis Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, bersama Wakil Gubernur Deinas Geley untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus meringankan beban biaya sekolah bagi orang tua.

Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa menjelaskan Program ini dilatarbelakangi oleh sejumlah data penting, mulai dari masih rendahnya angka partisipasi sekolah, tingginya jumlah anak putus sekolah, hingga banyaknya siswa dari daerah konflik yang kesulitan melanjutkan pendidikan.

“ Selain itu, faktor ekonomi juga menjadi salah satu kendala utama, karena banyak orang tua tidak mampu membiayai kebutuhan pendidikan anak mereka,” ujar Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa saat peluncuran sekolah gratis bagi SMA SMK usai upacara HUT RI di halaman Kantor Gubernur Papua Tengah, Minggu, (17/8/2025).

Gubernur mengatakan Melalui program ini, sebanyak 124 sekolah tingkat SMA dan SMK akan mendapat dukungan penuh dari pemerintah provinsi Papua Tengah.

“ Rinciannya yakni 31 SMA Negeri, 40 SMA Swasta, 17 SMK Negeri, dan 36 SMK Swasta,” katanya.

Kategori siswa yang menjadi prioritas meliputi anak dari daerah konflik (seperti Puncak Jaya dan Intan Jaya), anak yatim piatu, siswa berkebutuhan khusus (ABK), serta siswa dari keluarga tidak mampu maupun siswa berasrama.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah, Nurihaidah menambahkan, pembiayaan yang sebelumnya dibebankan kepada orang tua kini ditanggung pemerintah.

“ Komponen yang dibiayai mencakup: Dana komite dan SPMB untuk sekolah negeri maupun swasta, Gaji guru pada sekolah swasta serta guru honorer sekolah negeri dan Kebutuhan pribadi siswa tertentu sesuai kebijakan,” tambah Nurhaidah.

Ia berharap Melalui program ini angka kelulusan SMP yang melanjutkan ke SMA/SMK semakin meningkat, angka putus sekolah berkurang, serta menekan jumlah siswa yang tidak melanjutkan pendidikan pada jenjang kelas X, XI, dan XII.

“ Pendidikan adalah kunci untuk meningkatkan kualitas SDM Papua Tengah. Karena itu, pemerintah hadir untuk memastikan anak-anak kita tidak lagi terhambat oleh biaya sekolah,” tegas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Tengah, Nurhaidah. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemprov Papua Tengah Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi DPR atas LKPJ Kepala Daerah

14 Juli 2026 - 13:43 WIB

IMG 20260714 WA0246

Satu Tahun Kepemimpinan Rektor Tekege, USWIM Perkuat Tata Kelola, Digitalisasi Akademik, dan Produktivitas Riset

14 Juli 2026 - 13:33 WIB

IMG 20260714 WA0206

Dekranasda Deiyai Bawa Pulang Piagam Penghargaan dari Pameran Nasional HUT Dekranas ke-46

14 Juli 2026 - 13:28 WIB

IMG 20260714 WA0185

Pembukaan Turnamen Futsal HUT RI ke-81 Deiyai Digelar Besok, ASN Diajak Ramaikan Kegiatan

14 Juli 2026 - 13:23 WIB

IMG 20260714 WA0182

Papua Tengah Perkuat Basis Data Industri, Tim Provinsi Lakukan Pendataan Tenaga Kerja di Deiyai

14 Juli 2026 - 13:18 WIB

IMG 20260714 WA0179
Trending di Headline