Menu ✖

Mode Gelap
Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026 Komite IV DPD RI Evaluasi Realisasi TKD dan Dana Otsus di Papua Papua di Ambang Pintu Neraka atau Surga: Refleksi Kemanusiaan atas Konflik dan Perdamaian Isu Reshuffle Kabinet, Natalius Pigai: Saya Tak Pernah Bermimpi Jadi Menteri TNI AD dan DPD RI Turun Tangan Atasi Masalah Infrastruktur Daerah Komite IV DPD RI Rampungkan Uji Kelayakan 23 Calon Anggota BPK RI

News

John NR Gobai Usulkan Revitalisasi Sungai, Danau Buatan, dan Jembatan Lengkung Atasi Banjir di Paniai

adminbadge-check


					John NR Gobai Usulkan Revitalisasi Sungai, Danau Buatan, dan Jembatan Lengkung Atasi Banjir di Paniai Perbesar

PANIAI – Permasalahan banjir akibat luapan air di Distrik Paniai Timur, Bibida, dan Wegemuka, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah, dinilai sudah terlalu lama terjadi dan perlu segera diatasi.

Banjir ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain tingginya curah hujan, besarnya debit air yang mengalir dari sungai-sungai di Lembah Weya menuju Danau Paniai, pembangunan jalan Enarotali–Dagouto yang mempengaruhi jalur aliran air, serta pendangkalan danau akibat pertumbuhan eceng gondok. Dampaknya, sejumlah kampung, kebun, dan rumah warga kerap tergenang.

Anggota DPR Papua Tengah, John NR Gobai, menyampaikan bahwa permasalahan ini harus dikaji secara serius untuk mendapatkan solusi jangka panjang. Ia mengusulkan tiga langkah utama:

  1. Revitalisasi Sungai
    Mengembalikan fungsi sungai sebagai saluran drainase alami. Upaya ini memerlukan pembongkaran bangunan atau jalan yang menghalangi aliran air. Revitalisasi sungai diyakini menjadi solusi fundamental untuk mencegah luapan di masa depan.

  2. Pembangunan Danau Buatan
    Danau buatan berfungsi menampung kelebihan air, sekaligus dapat dimanfaatkan sebagai kolam pemancingan dan kawasan hijau dengan pepohonan. Dalam jangka panjang, lokasi ini berpotensi menjadi destinasi wisata dan area rekreasi.

  3. Pembuatan Jembatan Lengkung
    Pada ruas jalan Enarotali–Dagouto, diusulkan pembangunan beberapa jembatan lengkung setinggi 2 meter dan selebar aliran sungai (atau lebih), agar arus air tidak terhambat. Hal ini penting mengingat wilayah tersebut memiliki banyak anak sungai dan telaga kecil yang bermuara ke Danau Paniai.

John NR Gobai menegaskan, Dinas Pekerjaan Umum Papua Tengah dan Kabupaten Paniai harus segera mengambil langkah nyata untuk merealisasikan usulan ini. Menurutnya, jika masalah banjir di lembah tersebut dapat diatasi, wilayah itu akan menjadi lahan pertanian yang luas dan berpotensi meningkatkan ekonomi masyarakat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

HMI Cabang Mimika dan GPII Papua Tengah Bagikan 150 Masker Gratis, Desak Pemkab Antisipasi Dampak Kabut Asap

11 Oktober 2026 - 02:43 WIB

IMG 20261011 114058

Papua Tengah Terang untuk Sugapa, Listrik Gratis 24 Jam Ditargetkan Mulai Desember 2026

11 Oktober 2026 - 02:09 WIB

IMG 20261011 WA0025

Mimika Genap 30 Tahun, Keluarga Perintis Pemekaran Pertanyakan Pengakuan atas Jasa Orang Tua “Jangan Dihapus dari Sejarah”

10 Oktober 2026 - 07:22 WIB

IMG 20261010 WA0011

Polres Mimika Dorong Pelajar SMP Negeri 10 Manfaatkan Peluang Beasiswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara

10 Oktober 2026 - 06:37 WIB

IMG 20261010 WA0009

Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Sebuah Kamar Hotel, Polisi Lakukan Penyelidikan

10 Oktober 2026 - 06:32 WIB

IMG 20261010 WA0007
Trending di Headline