Menu

Mode Gelap
Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum) Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah

Headline

Kompolnas Ajak Semua Pihak Jauhi Kekerasan, Mari Bangun Papua

Etty Welerbadge-check


					Kompolnas Ajak Semua Pihak Jauhi Kekerasan, Mari Bangun Papua Perbesar

TIMIKA – Kejadian di KM 126 Kampung Aibore Distrik Sirowo Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah Rabu (13/08/2025) yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap dua personel Brimob Batalion C Pelopor Nabire mendapati tanggapan serius dari sejumlah pihak.

Salah satunya anggota Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Mochammad Choirul Anam.

“Kami turut berbelasungkawa atas peristiwa tadi yang pada akhirnya dua nyawa gugur dalam tugas,” ucap Choirul Anam.

Oleh karena itu dirinya mengajak semua pihak untuk mencari jalan-jalan damai yang jauh dari berbagai tindakan kekerasan.

“Karena apapun dinamika yang terjadi di Papua, ketika pilhannya adalah jalan damai maka yang akan mendapatkan manfaat adalah masyarakat Papua sendiri. Jadi kalau ada masalah kekerasan seperti ini, yang rugi juga masyarakat Papua juga bukan hanya yang gugur,”kata Choirul Anam.

Disampaikannya bahwa dari informasi yang diterima ke dua personel yang gugur itu sedang melaksanakan pengamanan dilokasi pengerjaan jalan.

“Kalau seperti inikan bisa mengganggu infrastruktur dan sebagainya. Oleh karena itu sekali lagi kami mengajak agar peristiwa ini tidak terjadi kembali. Perlu dilakukan pendekatan perdamaian, dialog dan sebagainya untuk kesejahteraan dan keamanan masyarakat Papua itu sendri,”ujarnya.

Menurut Choirul Anam, dengan adanya peristiwa ini menjadi refleksi bersama, dan diharapkan semua bahu membahu agar pembangunan di Papua bisa berjalan dengan lancar. Salah satunya adalah masyarakat harus melindungi dan menghormati petugas keamanan khususnya kepolisian.

Perlu diketahui, berdasarkan informasi yang diperoleh, dua personel Brimob Batalion C Pelopor Nabire yang gugur di KM 126 Kampung Aibore Distrik Sirowo Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah Rabu (13/08/2025) yakni Brigadir Arif Ardiansyah dan Bripda Nelson Runaki. (IT)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dilantik Jadi Ketua IK3M, Anton Welerubun Bersama Dua Raja Mengajak Warga Kei di Mimika Jaga Persatuan dan Nama Baik Leluhur 

8 Desember 2025 - 15:36 WIB

20251206 135728

Pemkab Mimika Kebut Penyusunan APBD 2026, OPD Diminta Percepat Rampungkan RKA

8 Desember 2025 - 14:20 WIB

20250923 103622

LBH Papua Tengah Desak Aparat Gelar Razia Senjata Tajam di Mimika Jelang Natal dan Tahun Baru

8 Desember 2025 - 14:04 WIB

Img 20251208 wa0126

Garda Terdepan Distribusi Energi, Awak Mobil Tanki Pertamina Patra Niaga Papua dan Maluku Tingkatkan Kehandalan dan Kewaspadaan

8 Desember 2025 - 13:51 WIB

Img 20251208 wa0102

Ketua BMA Papua Tengah Ajak Warga Jaga Kamtibmas Jelang Hari HAM Sedunia

8 Desember 2025 - 13:43 WIB

Img 20251208 wa0118
Trending di Headline