Menu

Mode Gelap
Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum) Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia Gubernur Meki Nawipa Kucurkan Lebih dari Rp 90 Miliar, Wujudkan Pendidikan Gratis di Papua Tengah Waket DPR Papua Tengah John Gobai Desak Penyediaan Sekolah, Puskesmas, dan Transportasi Umum di Perbatasan Mimika-Deiyai Kunjungan Kanonik Perdana Uskup Timika di Agimuga Disambut Meriah oleh Seribuan Umat Katolik Suku Amungme 80 Siswa di Raja Ampat Diduga Keracunan Usai Santap Makan Bergizi Gratis

Headline

Kepala BKPSDM: “Rekonsiliasi Data Pegawai Papua Tengah Sangat Penting Untuk Kebutuhan Administrasi ASN”

Etty Welerbadge-check


					Kepala BKPSDM: “Rekonsiliasi Data Pegawai Papua Tengah Sangat Penting Untuk Kebutuhan Administrasi ASN” Perbesar

NABIRE — Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Tengah melakukan kegiatan Rekonsiliasi Data ke 22 Organisasi Perangkat Daerah (OPD)selama sepekan di wilayah itu.

Giat Rekonsiliasi Data ini dilakukan untuk membandingkan, memverifikasi, dan menyelaraskan data kepegawaian untuk memastikan konsistensi, akurasi, dan kelengkapan data seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Papua Tengah.

Kepala BKPSDM Papua Tengah Ibu Denci Meri Nawipa, S.IP mengatakan rekonsiliasi data bertujuan untuk menyamakan data kepegawaian antara setiap OPD dengan data utama yang ada di BKPSDM sehingga diperoleh kesamaan data yang valid dan akurat.

“Data yang valid terbaru sangat membantu proses-proses administrasi kepegawaian seperti proses kenaikan pangkat, proses pensiun dan lain sebagainya. Rekonsiliasi Data bertujuan meminimalisasi terjadinya perbedaan antara OPD dan BKPSDM,” kata Ibu Denci, Selasa, 12 Agustus 2025.

Oleh karena itu, Ibu Denci Nawipa berharap agar setiap sub bidang atau sub bagian dari masing-masing OPD yang mengelola data kepegawaian harus terus melakukan upgrade data secara berkala.

“Teman-teman di Bidang Pengadaan dan Sistem Informasi sudah membuka Group WA untuk kepentingan pembaruan data pegawai. Para pejabat atau staf pengelola data kepegawaian bisa membangun komunikasi intens soal ini,” tegas mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Paniai ini.

Kepala Bidang Pengadaan dan Sistem Informasi pada BKPSDM Papua Tengah Ibu Elisabeth Pekey, A.Md menjelaskan, rekonsiliasi data yang akurat, mulai dari Daftar Riwayat Hidup, NIP, SK CPNS, SK PNS, Perubahan Jenjang Status Kepegawaian higgga Pensiun akan membantu ASN bersangkutan seperti akses layanan kesehatan dan pensiun.

“Terima kasih kepada semua OPD yang sudah merespon dan menyiapkan data terbaru yang kami butuhkan. Mari kita terus bersinergi untuk sinskronisasi data kepegawaian di Papua Tengah yang akurat dan terbaru,” ujarnya.

Kegiatan Rekonsiliasi Data di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah ini disambut baik oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sebab hal ini sangat penting untuk urusan administrasi kepegawaian.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Umum Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Papua Tengah Makaria Tatogo, S.STP,M.Si mendukung kegiatan Rekonsiliasi Data yang dilakukan BKPSDM. Ia berharap, kegiatan ini bisa dilakukan tiga bulan sekali karena ada pegawai yang pensiun atau mutasi.

“Pegawai kita di sini ada 198, ada 82 PNS dan 106 CPNS. Kami merasa penting karena di beberapa bulan terakhir ini di Dinas PUPR ada pergantian pejabat baik di eselon 2, eselon 3 maupun eselon 4,” tutur Makaria.

Kasubag Umum dan Kepegawaian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah Bernard Douw, S.Pd,M.Pd juga menyampaikan apresiasi atas kegiatan Rekonsiliasi Data yang digelar BKPSDM.

“Data pegawai kami sangat banyak. Kami sangat berterima kasih kepada BPKPSDM untuk turunkan tim supaya kita sinkron data kami di Dinas Pendidikan dengan yang ada di data BKPSDM,” ujar Bernard.

Hal senada disampaikan Kasubag Umum dan Kepegawaian Inpektorat Provinsi Papua Tengah Lelyana Sitohang, SE.

“Rekon Data ini sangat bagus supaya kita bisa tahu, berapa jumlah pegawai yang masih aktif atau yang sudah pensiun, juga berapa CPNS. Intinya data kepegawaian itu sangat penting,” tegasnya.

Sementara itu, Zeth Somnaikubun dari Sub Bagian Program dan Keuangan Sekretariat Dewan (Setwan) DPR Papua Tengah mengakui sebelumnya, data kepegawaian yang mereka miliki belum ter-update seluruhnya karena ada pegawai yang baru mutasi masuk Setwan.

“Terima kasih kepada teman-teman dari BKPSDM yang sudah datang untuk melakukan rekon data. Selama ini data kami belum lengkap, tapi dengan adanya kegiatan ini, kami bisa lengkapi secara akurat,” tuturnya. (MB)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bupati Mimika Lantik Pengurus IK3M 2025–2030, Tekankan Pentingnya Merawat Nilai Ain Ni Ain

6 Desember 2025 - 14:21 WIB

Img 20251206 wa0014

Warga Paniai Minta Presiden Tarik Pasukan Non Organik, DPR Papua Tengah: Paniai Aman

6 Desember 2025 - 13:46 WIB

Img 20251206 wa0006

Meningkatnya Kriminalitas: Akar Masalah dan Solusi Holistik (Ditinjau dari Sosiologi Hukum)

6 Desember 2025 - 03:00 WIB

Whatsapp image 2025 12 06 at 11.54.25

Banjir Bandang Sumatera: Alarm Bencana Ekologis dan Slow Violence di Seluruh Indonesia

6 Desember 2025 - 01:52 WIB

Whatsapp image 2025 12 06 at 10.37.10

Efisiensi Anggaran 2026, YPMAK Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Stabil

5 Desember 2025 - 22:00 WIB

Img 20251206 wa0005
Trending di Headline