Menu

Mode Gelap
Percepat Respons Negara, Anggota Dewan Papua Tengah Temui DPD RI Bawa Aspirasi Lintas Sektor Mendagri dan Komite I DPD RI Evaluasi Isu Strategis Daerah: Fokus pada Kesiapan Fiskal DOB dan Percepatan Pembangunan Papua Natalius Pigai Bertekad Jadikan Indonesia Presiden Dewan HAM PBB, Targetkan Perubahan Tatanan Dunia Aksi APDESI di Monas Hari Ini: 2.155 Personel Gabungan Disiagakan, Polisi Imbau Jaga Ketertiban DPD RI Soroti Krisis Kesehatan Mental Perempuan dan Ancaman Digital Jakarta Stop Pengalihan Isu! Senator Kambuaya Desak Presiden Prabowo Segera Audit Total Izin Perusak dan Fokus Bencana

Headline

Pemuda Katolik Lampung Berikan Pemahaman Organisasi ‘Makanan Bergizi’ kepada Calon Anggota

Etty Welerbadge-check


					Pemuda Katolik Lampung Berikan Pemahaman Organisasi ‘Makanan Bergizi’ kepada Calon Anggota Perbesar

LAMPUNG – Pemuda Katolik Komcab Pringsewu, Lampung menggelar kegiatan masa penerimaan anggota (Mapenta) yang diikuti oleh 33 kaum muda Katolik di Balai Stasi Gereja Bunda Maria, Padang Bulan, Pringsewu, Lampung belum lama ini.

“Kami memberikan pemahaman organisasi sebagai ‘makanan bergizi’ kepada kaum muda Katolik yang mengikuti Mapenta mengingat pengetahuan soal organisasi masyarakat (Ormas) merupakan hal yang baru bagi kaum muda Katolik,” ujar Ketua Pemuda Katolik Komcab Pringsewu, Paulus Suwantoro, dalam keterangannya, yang diterima Selasa (5/8/2025).

Ia mengungkapkan bahwa di awal kegiatan Mapenta, peserta masih penasaran dengan apa itu Ormas Pemuda Katolik. Apa lagi selama ini mereka mengetahui organisasi kaum muda Katolik hanya sebatas OMK (Orang Muda Katolik).

Noven, salah satu peserta Mapenta, kata Paulus, mengaku bahwa dalam hati bertanya-tanya apa itu Pemuda Katolik? Kenapa menjadi pilihan kaum muda Katolik untuk berorganisasi? Dan, masih banyak lagi pertanyaan lainnya.

Namun setelah mengikuti kegiatan Mapenta, Novan, lanjut Paulus, mengaku ibarat mendapat ‘Makanan Bergizi’. Karena banyak memperoleh pengetahuan soal organisasi.

“Apa lagi nara sumber yang dihadirkan bermacam-macam latar belakang. Di antaranya kader senior Pemuda Katolik yang memiliki berbagai latar belakang profesi, seperti advokat, jurnalis, notaris, guru, pengusaha, hingga anggota legislatif yang sudah malang melintang di berbagai organisasi masyarakat,” jelas Paulus.

Hadir juga dalam Mapenta, Pastor Moderator Pemuda Katolik Komda Lampung Romo Pilipus Suroyo atau yang akrab disapa Romo Roy. Paulus menilai, kehadiran Romo Roy. menjadi tanda bahwa keberadaan organisasi Pemuda Katolik di Lampung telah mendapat restu Uskup Keuskupan Tanjungkarang Mgr Vinsensius Setiawan Triatmojo.

“Apa lagi, Romo Roy di Keuskupan Tanjungkarang menjabat sebagai Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan (HAK) dan Kerawam. Romo Roy juga menjadi koordinator ormas Katolik di Lampung,” ujarnya.

Paulus menyebutkan, selain Pemuda Katolik, di Lampung juga ormas Katolik lainnya seperti Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Ikatan Dosen Katolik Indonesia (IKDKI), dan ISKA (Ikatan Sarjana Katolik Indonesia).

Paulus mengatakan bahwa beragam pengetahuan dari narasumber Mapenta ibarat berbagai nutrisi yang masuk ke dalam tubuh hingga menghasilkan energi positif calon anggota untuk semakin yakin bergabung dengan Pemuda Katolik.

Menurutnnya, Mapenta Pemuda Katolik menjadi langkah awal untuk mempersiapkan generasi muda Katolik yang berkualitas, kompeten dan berdaya saing tinggi di tengah tantangan global dan memajukan Indonesia.

Paulus mengingatkan bahwa Ormas Pemuda Katolik yang berasaskan Pancasila dan Ajaran Gereja Katolik memiliki tujuan:

  1. Menegakkan, memelihara, mengamalkan dan membela nilai-nilai Pancasila, UUD 1945 dan Ajaran Gereja Katolik
  2. Mengembangkan watak kristiani, menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawab, serta peka dan terlibat aktif dengan persoalan sosial kemasyarakatan.
  3. Mempersiapkan, memberi bekal dan menempa, menjadi penggerak kegiatan membangun dan sekaligus menjadi insan pembangunan yang tangguh dan kritis.
  4. Menjadi pelopor dan penggalang kehidupan yang rukun, damai penuh kasih, toleransi sejati dan kerjasama positif.
  5. Memperjuangkan keadilan dengan berpartisipasi aktif dalam penegakan hukum.

Oleh karena itulah, tandasnya, Pemuda Katolik patut dipertimbangkan bagi kaum muda Katolik untuk menjadi tempat menempa diri sesuai iman Katolik.

“Pemuda Katolik menjadi wadah alternatif selain OMK, terutama bagi mereka yang masih ingin mengembangkan diri dalam organisasi. Sebab keanggotaan OMK otomatis hilang setelah menikah,” ucapnya.

Menurut pandangan Paulus, bagi kaum muda Katolik yang sudah masuk usia senior namun belum menikah bisa saja malu bergabung dengan OMK. Oleh karena itu, Pemuda Katolik bisa menjadi pilihan untuk berorganisasi.

“Sebab keanggotaan Pemuda Katolik tidak melihat status pernikahan, selama usianya sesuai ketentuan AD/ART ada di rentang 17-45 tahun, bisa bergabung,” imbuhnya.

Terakhir, Paulus mengharapkan keberadaan OMK dan kehadiran Pemuda Katolik jangan dipertentangkan, tetapi justru harus saling memperkuat. Hubungan OMK-Pemuda Katolik harus harmonis.

Ia menegaskan bahwa seorang OMK bisa menjadi anggota Pemuda Katolik, demikian juga sebaliknya seorang anggota Pemuda Katolik yang masih lajang dapat berperan aktif sebagai bagian dari OMK.

“Ormas Pemuda Katolik dapat menjadi tempat pembinaan berkelanjutan bagi OMK yang memiliki panggilan untuk misi-misi ad-extra Gereja,” pungkasnya. (Red)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Percepat Respons Negara, Anggota Dewan Papua Tengah Temui DPD RI Bawa Aspirasi Lintas Sektor

13 Desember 2025 - 01:23 WIB

Serakah aspirasi ke dpd

Workshop Penguatan Dekranasda dan Pelatihan Kerajinan Mimika Resmi Bergulir

12 Desember 2025 - 13:44 WIB

Img 20251212 wa0099

Akhir Tahun Penuh Kepedulian: TP-PKK Mimika Gelar Layanan Kesehatan dan Berbagi Kasih di Posyandu Kasana

12 Desember 2025 - 13:35 WIB

Img 20251212 wa0106

Kakanwil Kemenag Papua Audiensi dengan Gubernur, Bahas Dukungan Program Keagamaan hingga Rencana Embarkasi Haji

12 Desember 2025 - 13:29 WIB

Img 20251212 wa0058

Ditjen Bimas Kristen dan Katolik Gelar Festival Kasih Nusantara Bersama Kemenag di TMII 

12 Desember 2025 - 13:12 WIB

Img 20251212 wa0045
Trending di Headline